Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Sosial & Politik

Usai Bupati Gowa Walk Out di Sidang Pansus, Dian Purnamasari: “Attitude Itu Menunjukkan Siapa Beliau Sebenarnya

Renaldy Pratama by Renaldy Pratama
14 Juli 2026
in Sosial & Politik
0
Whatsapp Image 2026 07 14 At 17 32

Pataka Eja – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa dari Fraksi Partai Gerindra, Dian Purnamasari, menilai sikap Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang yang memilih walk out dari sidang Pansus mencerminkan ketidakmenghormatan terhadap institusi DPRD.

Pernyataan itu disampaikan Dian sesaat setelah Husniah meninggalkan ruang sidang Pansus DPRD Gowa, Selasa (14/7/2026). Dengan suara lirih, ia menyebut tindakan Bupati Gowa justru semakin menguatkan keyakinannya bahwa pembentukan Pansus Hak Angket merupakan langkah yang tepat.

“Dari kejadian ini, kita bisa melihat bahwa apa yang kita lakukan saat ini, Pansus dibentuk, adalah hal yang paling tepat. Attitude Ibu Bupati, ketidakmenghargainya lembaga kita DPRD, itu menunjukkan siapa beliau sebenarnya,” ujar Dian.

Ia mengatakan, masyarakat telah menyaksikan secara langsung jalannya sidang sehingga dapat menilai sendiri sikap yang ditunjukkan Bupati Gowa dalam forum resmi DPRD.

Dian berharap peristiwa tersebut menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak, khususnya dalam membangun hubungan yang saling menghormati antara pemerintah daerah dan DPRD sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah.

“Cukup masyarakat melihat apa yang terjadi. Cukup ini menjadi pembelajaran buat kita bahwa pengalaman ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi kami di Kabupaten Gowa. Mudah-mudahan tidak ada yang mencontoh hal yang seperti ini,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang memilih meninggalkan sidang Pansus setelah permintaannya agar seluruh pertanyaan anggota Pansus disampaikan secara kolektif sebelum dijawab tidak dikabulkan oleh pimpinan sidang.

Husniah beralasan tidak dapat melanjutkan pemeriksaan karena merasa haknya sebagai pihak yang diperiksa tidak diberikan secara proporsional.

ShareSendTweetShareSend

Artikel Lainnya

Pof Hamzah E1708177076146
Sosial & Politik

Bupati Gowa Belum Lapor LHKPN 2025, Dekan FH Unhas: Bukan Sekadar Persoalan Administratif Biasa

24 Agustus 2026
13
Whatsapp Image 2026 08 12 At 00 42
Hukum & Kriminal

Ratusan Warga Kembali Tolak Rencana PLTSa di Tamalanrea, GERAM: Jangan Korbankan Ruang Hidup Kami

11 Agustus 2026
14
Fathul Wahid
Sosial & Politik

Rektor UII Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Paul, Desak Hentikan Kriminalisasi Masyarakat Sipil

3 Oktober 2025
113
Whatsapp Image 2026 07 02 At 21 24
Sosial & Politik

Usai Pansus Angket DPRD Bahas Dugaan Perselingkuhan, Bupati Gowa Mendadak Vakum dari Media Sosial

2 Juli 2026
96

Rubrik

Ekonomi & Bisnis Esai Hukum & Kriminal Olahraga & Kesehatan Opini Prosa Puisi Ragam Resensi Sosial & Politik Sosok Uncategorized
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi