Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Warta

Viral! Aktivis Mahasiswa Diduga Pelaku Kekerasan Seksual, 3 Perempuan Jadi Korban

Renaldy Pratama by Renaldy Pratama
24 Juli 2025
in Warta
0
Screenshot 2025 07 24

Postingan akun sosial media X @maduurayyy

Pataka Eja – Kasus kekerasan seksual yang melibatkan oknum petinggi organisasi kemahasiswaan menghebohkan sosial media. Tak tanggung-tanggung, diduga tiga orang perempuan telah menjadi korban aksi bejatnya ini. Bahkan, satu korban diantaranya masih di bawah umur.

Kasus ini mulai mencuat ke publik usai akun sosial media X @maduurayyy yang mengatakan bahwa Maswanto yang kini Ketua Umum Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) diduga telah melakukan kekerasan seksual.

“SEXUAL PREDATOR, CHILD GROOMER, MANIPULATOR: MASWANTO AKA JELOW, KETUA UMUM SERIKAT MAHASISWA INDONESIA!!,” tulis akun x @maduurayyy, Rabu (23/07/2025).

Dalam postingan tersebut dijelaskan bahwa Maswanto alias Jelow telah melakukan pemerkosaan terhadap dua perempuan dan 1 perempuan yang masih di bawah umur.

Lebih lanjut, salah satu korban kabarnya telah mencoba menyelesaikan kasus ini dengan mengadakan forum restorative justice dan memaafkan pelaku pada bulan Februari lalu karena percaya kalau pelaku akan bisa merubah perilakunya.

Namun bukannya jera dan mengubah sikap, korban kekerasan seksual diduga semakin bertambah.

Kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh Ketua Umum organisasi kemahasiswaan bermotto “Cerdas, Militan, dan Merakyat” ini terkonfirmasi melalui pernyataan yang diunggah di Instagram resmi Sarekat Mahasiswa Indonesia.

Dalam postingan akun Instagram @smipusat, membernarkan bahwa pimpinan tertinggi dalam organisasinya telah melakukan kekerasan seksual sebanyak dua kali. Kasus pertama terjadi pada 1 Maret 2025 dan 10 Juli 2025.

Dalam pernyataan resmi tersebut juga disampaikan bahwa pelaku telah dipecat status keanggotaannya.

“Kami menegaskan bahwa Maswanto telah resmi dipecat secara tidak hormat dari keanggotaan SMI per tanggal 20 Juli 2025, sebagai bentuk sikap tegas organisasi atas pelanggaran berat yang dilakukannya,” bunyi pernyataan resmi SMI pusat, Rabu (23/07/2025).

Kini, ketiga korban kabarnya telah melaporkan dan meminta pendampingan hukum kepada LBH Apik. Sementara itu, pelaku dikabarkan telah melarikan diri ke kampung halamannyat.

Reporter: Renaldy Pratama
ShareTweetShareSendSend

Artikel Lainnya

Whatsapp Image 2025 11 27 At 20 20 17
Warta

PNUP Dorong Pemerataan Akses Digital: Teknologi DAS Beri Harapan Baru bagi Desa Terpencil

27 November 2025
81
Whatsapp Image 2024 09 19 At 22 06
Warta

PT. Masmindo Dwi Area (MDA) diduga menyerobot lahan milik warga di Kabupaten Luwu, PB IPMIL Raya minta izin dicabut

19 September 2024
93
Whatsapp Image 2025 10 09 At 21 25
Warta

Pelantikan, Tarpim, dan Rakerpim IMM INASS: Menyatukan Langkah Progresif

9 Oktober 2025
100
Whatsapp Image 2026 03 14 At 23 23
Warta

Tadarus Sastra Bahas “Konspirasa di Titik ب”, Narasi Mitos, Filsafat, dan Kritik Sosial

14 Maret 2026
64

Rubrik

Esai Liputan Khusus Opini Prosa Puisi Resensi Uncategorized Warta
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi