Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Ragam

Tolak Maskot Dilarang hingga TNI Masuk Kampus, Mahasiswa UIN Alauddin Sampaikan Tiga Tuntutan

Pataka Eja by Pataka Eja
31 Agustus 2026
in Ragam
0
Foto Suasana Aksi Demontrasi Oleh Aliansi Mahasiswa Uinam

Foto Suasana Aksi Demontrasi depan Rektorat UINAM Oleh Aliansi Mahasiswa

Pataka Eja – Samata, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) bersama DEMA Fakultas sejajaran yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UINAM “Rebut Demokrasi” menggelar aksi demonstrasi di depan Rektorat UIN Alauddin pada Senin (31/08/2026). 

Di lokasi berbeda, sejumlah anggota TNI juga terlihat di wilayah kampus UINAM di tengah berlangsungnya aksi demonstrasi. Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi mengenai tujuan maupun agenda kehadiran aparat tersebut di lingkungan kampus UIN Alauddin.

Aksi demonstrasi dilatarbelakangi sejumlah kebijakan dan persoalan yang dinilai menyangkut ruang partisipasi serta kehidupan demokrasi di lingkungan kampus. Dalam aksi tersebut, massa mahasiswa membawa tiga tuntutan utama

Pertama, menolak adanya pelarangan pembuatan maskot fakultas dan jurusan. Pembuatan maskot merupakan bagian dari ekspresi kreativitas dan identitas mahasiswa di tingkat fakultas maupun jurusan sehingga tidak semestinya dibatasi tanpa adanya ruang dialog.

Kedua, mendesak pihak universitas untuk melibatkan mahasiswa dalam proses perumusan petunjuk teknis (juknis) Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Keterlibatan mahasiswa dinilai penting agar pelaksanaan PBAK dapat dirumuskan secara partisipatif dan mengakomodasi kebutuhan serta aspirasi mahasiswa.

Ketiga, “Rebut Demokrasi” dengan sikap menolak TNI dan Polri masuk ke dalam kampus. Tuntutan tersebut menjadi bagian dari aspirasi mahasiswa terkait ruang kebebasan akademik dan demokrasi di lingkungan perguruan tinggi.

Presiden Mahasiswa UINAM, Aqil Abdan Syakuran bertindak langsung sebagai Jendral Lapangan dalam aksi demonstrasi tersebut. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi mahasiswa terkait sejumlah kebijakan dan persoalan yang dinilai menyangkut ruang partisipasi serta kehidupan demokrasi di lingkungan kampus.

Menanggapi aksi demonstrasi tersebut Wakil Rektor III UINAM dalam hal ini Prof. Dr. Muhammad Halifah Mustamin, M.Pd. dengan menyebut bahwa pembuatan maskot yang dipersoalkan tersebut “itu adalah sebuah teror dan tidak mengedukasi.”

Sementara itu, terkait pelaksanaan PBAK Universitas, Wakil Rektor III menegaskan bahwa proses pelaksanaan PBAK tetap berjalan berdasarkan aturan dan mekanisme yang telah ditetapkan.

“Proses PBAK Universitas itu berlangsung sesuai dengan aturan dan mekanisme juknis yang sudah disepakati,” tegas Warek III.

Kecewa dengan pernyataan Warek III tersebut, Massa aksi memilih untuk meninggalkan ruang audiensi setelah menilai bahwa tanggapan yang disampaikan pihak pimpinan universitas belum menjawab secara substansial sejumlah isu dan tuntutan yang sebelumnya dibawa oleh Aliansi Mahasiswa UINAM.

Dengan berakhirnya audiensi secara sepihak dari massa aksi, tuntutan terkait penolakan pelarangan pembuatan maskot fakultas dan jurusan, pelibatan mahasiswa dalam perumusan juknis PBAK, serta penolakan TNI dan Polri masuk kampus masih menjadi persoalan yang belum memperoleh kesepakatan bersama antara mahasiswa dan pihak pimpinan UIN Alauddin Makassar.

Penulis : Khaerul Abrar

ShareSendTweetShareSend

Artikel Lainnya

Img 20260303 Wa00251
Ragam

Aksi Sosial Ramadhan, Satresnarkoba Polres Gowa Berbagi Takjil untuk Pengguna Jalan

3 Maret 2026
80
Whatsapp Image 2025 10 29 At 19 18
Ragam

HIPMA Gowa Tombolo Pao Gelar Aksi Reflektif di Hari Sumpah Pemuda; Suara Muda untuk Negeri

29 Oktober 2025
110
Whatsapp Image 2025 12 30 At 06 39
Ragam

Taman Baca Nurul Jihad Parang Bebbu Gelar Turnamen Tiba-Tiba Volly 2025

30 Desember 2025
72
Whatsapp Image 2026 07 23 At 10 08
Ragam

Stop Meremehkan Jurusan Peternakan! Lulusan Peternakan Dinilai Jadi Kunci Ketahanan Pangan Indonesia

23 Juli 2026
146

Rubrik

Ekonomi & Bisnis Esai Hukum & Kriminal Olahraga & Kesehatan Opini Prosa Puisi Ragam Resensi Sosial & Politik Sosok Uncategorized
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi