Mahasiswa UIN Alauddin Makassar kembali melakukan Demonstrasi Menuntut Surat Edaran (SE) Nomor 2591 Tahun 2024 dan Skorsing 21 Mahasiswa, depan gerbang Kampus II UIN Alauddin Makassar, Senin (02/09/2024).
Wakil Rektor (WR) III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Muhammad Khalifa Mustami, sempat menemui massa aksi dan mencoba menyampaikan terkait tuntutan mahasiswa.
Ini adalah kali kedua WR III menyambangi demonstrasi mahasiswa. Ia menegaskan kembali bahwa berdasarkan hasil keputusan pimpinan kampus, SE 2591 dan skorsing mahasiswa tidak akan dicabut.
“ Kembali lagi saya menengaskan bahwa sampai hari ini dan saya tidak tahu sampai kapan, SE itu tidak bisa di cabut, skorsing itu juga tidak bisa di cabut,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyarankan kepada mahasiswa agar menempuh cara lain selain berdemonstrasi.
“Sudah beginilah situasinya, coba cari jalan yang lain. Kalau lewat begini-begini (demonstrasi) akan begini-begini saja terus, yang berujung saya datang temui ki semua anak-anakku, yang saya hanya bisa katakan bahwa tidak bisa (dicabut),” saranya.
Ia kembali menengaskan bahwa upaya demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa tidak akan efektif dan justru berpotensi memunculkan persoalan baru.
“ Kalau jalan ini saja yang anak-anakku tempuh, yang begini2 saja hasilnya ini, bikin capek panas lagi begini. Salah sedikit salah langkah bisa muncul persoalan,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu massa aksi yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan apapun yang disampaikan oleh WR III tidak akan membuat mahasiswa berhenti untuk melawan.
“ Seluruh apa yang dibilang dari wr 1 jawaban dari saya, kita tidak akan berhenti untuk melawan,” tegasnya.




