Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Warta

Peringati Hari Toleransi Internasional, LKIMB UNM Gelar Dialog Lintas Agama

Pataka Eja by Pataka Eja
17 November 2024
in Warta
0
Whatsapp Image 2024 11 17 At 14 28

Peringati hari Toleransi Internasional, Lembaga Kajian Ilmiah Mahasiswa Bertakwa (LKIMB) Universitas Negeri Makassar (UNM) berkolaborasi dengan Aliansi Perdamaian sukses gelar Manekawarna Peacetival pada Sabtu, 16 November 2024 yang berlokasi di Pelataran Menara Phinisi UNM.

Manekawarna Peacetival tahun 2024 kali ini mengangkat Tema “Simpul Persatuan : Selangkah untuk Perdamaian”. Tema yang di angkat memanifestasikan bahwa kegiatan Manekawarna Peacetival ini merupakan salah satu upaya yang digarap oleh LKIMB UNM untuk menggapai perdamaian dalam lintas agama yang beragam, utamanya negara majemuk yakni Indonesia.

Kegiatan ini merupakan dialog lintas agama yang menghadirkan narasumber dari berbagi agama yang di akui di Indonesia.

Rincian narasumber yang dihadirkan oleh LKIMB UNM di Manekawarna Peacetival yakni Drs. KH. Hasid Hasan Palogai, MA dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prov SulSel, Pdt. Adrie. O Massie dari Persekutuan Gereja Indonesia Wilayah (PGIW) SulSelBaRa, Dr. I Gist Ayu Uik Astuti, M.Si dari Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) SulSel, Romo. PMy. Hemajayo Thio dari Permabudhi Sulsel, Darius Allo Tangko, S.E dari FKUP Kota Makassar dan Js. Erfan Sutono, S.Ft. Physio, M.H dari Tokoh Muda Khonghucu.

Hal yang menarik dalam kegiatan Manekawarna Peacetival ini tentu saja pembahasan mengenai moderasi agama yang kemudian diberikan persepsi dari berbagai macam pandangan masing-masing agama yang diwakili langsung oleh narasumber yang tentunya sangat paham dalam hal tersebut.

Ratusan Peserta sangat antusias dalam kegiatan tersebut dibuktikan dengan aktifnya para peserta untuk bertanya dan memberikan argumen mereka yang kritis terhadap pembahasan yang menjadi topik hangat yakni agama.

Kegiatan seperti ini diharapkan akan terus terlaksana kedepannya agar isu-isu mengenai konflik yang mengatasnamakan agama bisa diminimalisir.

Reporter: Nuhayati
ShareTweetShareSendSend

Artikel Lainnya

Img
Warta

Anggota DPRD Gowa Robi Coing Soroti Kerusakan Parah Jalan Poros Malino, Desak Pemerintah Lakukan Perbaikan

24 November 2025
3.2k
Whatsapp Image 2026 03 03 At 17 56
Liputan Khusus

Bertrand Eka Prasetyo Diduga Tewas Ditembak oleh Anggota Polsek Panakkukang, Polda Wajib Sanksi Etik dan Pidana

3 Maret 2026
114
Whatsapp Image 2024 09 23 At 17 11
Warta

Seorang Karyawan mengalami kercelakaan kerja di perusahaan Wings Gowa yang mengakibatkan luka pada tangan

23 September 2024
454
Images
Warta

Dema UIN Alauddin Kecam PBAK yang Abaikan Lembaga Mahasiswa

31 Agustus 2025
126

Rubrik

Esai Liputan Khusus Opini Prosa Puisi Resensi Uncategorized Warta
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi