Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Warta

Tambak Udang Jadi Sumber Petaka Masyarakat Pesisir, HMJ Imu Hukum UINAM Desak Pemerintah Daerah Jeneponto Bertindak

Faisal Basri by Faisal Basri
30 Juli 2024
in Warta
0
Whatsapp Image 2024 07 29 At 23 41 23 F705f173

Dokumentasi Audiensi dengan DPRD dan Bupati Jeneponto,

Pencemaran air laut akibat limbah dua perusahaan tambak udang di desa Borong Tala, Jeneponto, telah mengancam kehidupan masyarakat pesisir. Menanggapi hal ini, Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UIN Alauddin) bersama masyarakat desa telah mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan tegas, Jeneponto, Senin (29/07/24)

Dalam audiensi dengan DPRD dan Bupati Jeneponto, mahasiswa menuntut penutupan sementara produksi tambak udang, pembentukan tim investigasi independen, dan penutupan izin usaha bagi perusahaan yang terbukti melanggar peraturan dan merugikan masyarakat.

Tuntutan ini didasari oleh laporan masyarakat mengenai rusaknya proses produksi rumput laut, baik secara kualitas maupun kuantitas, dan dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat akibat pencemaran

Menanggapi tuntutan mahasiswa, komisi 3 DPRD kabupaten Jeneponto telah memberikan perintah kepada PJ bupati dan jajarannya untuk segera membentuk tim investigasi independen yang melibatkan unsur masyarakat dan mahasiswa.

Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum, Mursil Akhsam, menegaskan, Tidak akan berhenti memperjuangkan hak masyarakat pesisir khususnya Petani Rumput Laut untuk mendapatkan haknya dan keluar dari cengkraman kezaliman pihak manapun.

“Kami akan mengawal proses investigasi ini sampai tuntas, jadi jangan harap kami sudah diam dengan statement pembentukan tim investigasi oleh pihak pemerintah daerah. Hal yang membuat kami diam yakni hasil kerja yang konkrit dan berpihak pada keadilan, Ungkapnya.

 

Editor: Faisal Basri
ShareTweetShareSendSend

Artikel Lainnya

Whatsapp Image 2024 09 23 At 17 11
Warta

Seorang Karyawan mengalami kercelakaan kerja di perusahaan Wings Gowa yang mengakibatkan luka pada tangan

23 September 2024
452
Whatsapp Image 2025 08 27 At 14 41
Warta

KKN 77 UINAM DESA TUNIKAMASEANG SUKSES SELENGGARAKAN LOMBA PERAYAAN HUT RI

27 Agustus 2025
44
Whatsapp Image 2026 03 14 At 23 23
Warta

Tadarus Sastra Bahas “Konspirasa di Titik ب”, Narasi Mitos, Filsafat, dan Kritik Sosial

14 Maret 2026
70
Whatsapp Image 2024 07 19 At 15 33 22 B5824bba
Warta

Dialog Masyarakat dan Camat Bontomarannu: Pembangunan Rumah Ibadat Akan Dievaluasi!

22 Juli 2024
135

Rubrik

Esai Liputan Khusus Opini Prosa Puisi Resensi Uncategorized Warta
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi