Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Ragam

Studi Kasus PR Mahasiswa Ilmu Komunikasi: BKPRMI Bajeng Jelaskan Penanganan Konflik dan Keluhan Organisasi

Pataka Eja by Pataka Eja
28 September 2026
in Ragam
0
Whatsapp Image 2026 09 28 At 19 29 10

Gowa, Pataka Eja — Mahasiswa Ilmu Komunikasi melakukan survei lapangan ke BKPRMI Kecamatan Bajeng untuk mempelajari peran Public Relations (PR) atau pengurus dalam menghadapi konflik, mengelola keluhan, serta menjaga kepercayaan dan reputasi organisasi.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa melakukan wawancara dengan Aqil Muflih selaku Sekretaris Umum BKPRMI Kecamatan Bajeng. Salah satu pembahasan dalam wawancara adalah bagaimana pengurus menghadapi perbedaan pendapat dan keluhan yang muncul dalam organisasi.

Aqil menjelaskan bahwa ketika terjadi perbedaan atau konflik, pengurus tidak langsung menentukan pihak yang benar maupun salah. Pengurus terlebih dahulu melakukan komunikasi, mengendalikan situasi, mencari penyebab persoalan, serta mengumpulkan informasi dari pihak-pihak yang berkaitan.

Ia juga menjelaskan pentingnya membedakan informasi yang berdasarkan fakta dengan asumsi sebelum pengurus mengambil keputusan. Setelah informasi dikumpulkan, persoalan dapat dibahas melalui komunikasi dan musyawarah untuk memperoleh penyelesaian.

Salah satu persoalan yang turut dibahas adalah adanya keluhan atau perbedaan pandangan mengenai hasil penilaian dalam kegiatan munaqasah tingkat Kecamatan Bajeng. Dalam pembahasan tersebut, pengurus perlu menerima informasi dari pihak terkait dan melakukan klarifikasi sebelum mengambil kesimpulan.

Berdasarkan hasil survei, persoalan tersebut diposisikan sebagai keluhan atau isu yang disampaikan dalam wawancara, bukan sebagai bukti bahwa telah terjadi manipulasi penilaian. Fokus studi kasus mahasiswa adalah melihat bagaimana pengurus mengelola komunikasi dan menangani keluhan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa komunikasi menjadi bagian penting dalam peran PR/pengurus. Melalui komunikasi dua arah, pengumpulan informasi, klarifikasi, dan musyawarah, pengurus berupaya menjaga hubungan internal sekaligus mempertahankan kepercayaan terhadap organisasi.

Studi kasus ini memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai bagaimana peran PR/pengurus tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi, tetapi juga pengelolaan konflik, klarifikasi persoalan, dan upaya menjaga reputasi organisasi nonprofit.

ShareSendTweetShareSend

Artikel Lainnya

761669099 3837943379701975 1230101630431067161 N
Ragam

Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa KPM UI BBC Edukasi Anak SD se-Desa Pajambon

8 Agustus 2026
Whatsapp Image 2026 08 10 At 18 16
Ragam

Resmi Pimpin IMM Kota Gorontalo, Yunus Pasau Tancapkan Komitmen Transformasi Total dari Akar Rumput

10 Agustus 2026

Rubrik

Ekonomi & Bisnis Esai Hukum & Kriminal Olahraga & Kesehatan Opini Prosa Puisi Ragam Resensi Sosial & Politik Sosok Uncategorized
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi