Oleh : Gunung Sumanto (Ketua Umum DPP HIPMA Gowa)
Kemarin 9 September 2024, Setidaknya ada 45 anggota DPRD Kabupaten Gowa yang dilantik. Di tengah euphoria tersebut, selain doa, banyak tugas-tugas menanti progresifitas Para Anggota DPRD Gowa yang baru ini, dalam membaca fenomena memberikan solusi.
Layaknya teman, tentunya penting mengingatkan Para Anggota DPRD Gowa yang baru dilantik, agar kiranya mampu memahami fungsi dan tugas secara baik. Hal ini penting, agar kemudian nantinya, perjuangan di DPRD Gowa dapat lebih substansial dan tidak gampang terdistraksi oleh anasir-anasir lain selain kepentingan rakyat.
Jika membaca dan memaknai konsideran UU Nomor 8 Tahun 2012 tentang pemilihan umum anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, huruf (a) dan (b) tentu sangat sarat makna. Lebih lanjut akan diurai sebagai berikut:
“Bahwa untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah pemilihan umum sebagai sarana perwujudan kedaulatan rakyat untuk menghasilkan wakil rakyat yang aspiratif, berkualitas, dan bertanggung jawab berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945”.
“Bahwa pemilihan umum wajib menjamin tersalurkannya suara rakyat secara langsung, bebas, rahasia, jujur, dan adil”.
Dari hal tersebut, tegas menyatakan bahwa idealnya DPR termasuk DPRD merupakan penyalur aspirasi politik rakyat. Jika tidak demikian, mungkin saja DPRD telah bertransformasi menjadi Dewan Perwakilan Rakyat perwakilan faksi, Asing, Aseng ataupun Keluarga.
Gayung bersambut, ditengah semakin merosotnya kepercayaan publik terhadap institusi ini, diharapkan Para Anggota DPRD Gowa yang baru, kemudian mampu memberikan bukti, bahwa dihatinya masih menempatkan masyarakat di posisi yang utama.
Di Akar rumput, ada kecemasan yang semakin nampak. Melihat gelagat pemerintah hari ini yang “agak lain”. Mulai dari mengakali aturan, membatasi ruang demokrasi, merepresi massa aksi, merampas hak hidup merupakan preseden buruk dalam kehidupan berdemokrasi. Mengambil hikmah dari masalah itu, semoga Ibu dan Bapak Anggota DPRD yang baru dilantik, mampu menjadikannya sebagai bahan belajar.
Peran legislasi, penganggaran, dan pengawasan, tentunya harus dijalankan secara profesional demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good & clean governance). Olehnya, semoga DPRD Gowa yang baru mampu menjalankan peran etis dan normatif dengan sebaik-baiknya.
Sebagai bagian dari masyarakat gowa, Himpunan Pelajar Mahasiswa Gowa (HIPMA Gowa) memberi seuntai doa bagi Para Anggota DPRD Gowa yang baru saja dilantik. Semoga senantiasa tulus (lambusu’), berani (barani), konsisten (toddopuli) & cerdas (caradde’) dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat gowa.
Selaku mitra kritis, HIPMA Gowa akan senantiasa membersamai jalannya pemerintahan, mengawal proses demokratisasi, dan perlindungan hak asasi manusia. Konkritnya, membantu pemerintah dalam membaca fenomena-fenomena kemasyarakatan di Kabupaten Gowa, terkhusus yang berkenaan dengan pendidikan dengan segala tetek bengeknya.
Tidak bisa dinafikkan, Pemerintah Kabupaten Gowa hari ini cukup punya perhatian terhadap mahasiswa Gowa. Hal tersebut dapat dilihat dari dilakukannya renovasi Asrama Mahasiswa Gowa di Jl. Racing Center dan respon positifnya di beberapa kegiatan kepemudaan di Kabupaten Gowa.
Hari ini, teman-teman HIPMA Gowa juga sementara menunggu realisasi janji untuk fasilitas asrama (tempat tidur, lemari, dll). Selain itu, juga penting untuk kembali diingat, penuntasan persoalan Asrama Mahasiswa Gowa di Kajenjeng Antang yang sampai hari ini masih belum menemui titik temu. Semoga tugas rumah ini, bisa diselesaikan dimasa DPRD terbaru beserta pihak terkait.
Terakhir, berangkat dari aspirasi teman-teman yang berkuliah di luar daerah, besar harapannya agar Asrama Mahasiswa Gowa juga dapat dibangun di beberapa tempat pusat pendidikan di Indonesia. Ditambah mengenai distribusi informasi terkait beasiswa harapannya sama, informasinya dapat maksimal sampai ke tingkat tapak. Di penghujung doa, semoga kelak Kabupaten Gowa menjadi suatu peradaban besar, makmur dan damai.




