Patakaeja.id – Penerapan Distributed Antenna System (DAS) di Dusun Simbang, Dusun Bontorannu, dan Desa Erelembang bukan hanya sekadar proyek akademik, tetapi juga langkah strategis untuk mendorong pemerataan akses digital di wilayah pedesaan.
Sulwan Dase, S.T., M.T., selaku dosen pembimbing, memberikan apresiasi tinggi terhadap keberhasilan mahasiswa dalam menjalankan eksperimen tersebut.
Ia menilai teknologi DAS memiliki potensi besar untuk diterapkan di berbagai wilayah terpencil di Indonesia yang masih terkendala sinyal.
Jika teknologi ini diperluas ke dusun-dusun dengan kondisi geografis menantang, akses terhadap pendidikan digital, layanan publik, dan informasi akan semakin merata.
Dampak eksperimen ini terasa langsung di tengah masyarakat Tombolo Pao. Akses internet yang lebih stabil memungkinkan warga memanfaatkan layanan digital seperti pembelajaran jarak jauh, e-commerce, hingga pelayanan administrasi berbasis online.
Hal ini menjadi dorongan penting bagi pengembangan desa digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Keberhasilan ini juga mempertegas komitmen Politeknik Negeri Ujung Pandang untuk terus mengembangkan teknologi komunikasi yang dapat diterapkan secara langsung demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di daerah terpencil.
PNUP atau Politeknik Negeri Ujung Pandang menunjukkan bahwa pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menghadirkan solusi nyata bagi persoalan digitalisasi di lapangan.




