Pataka Eja – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Fakultas Adab dan Humaniora resmi dilantik untuk periode 2026–2027 pada kegiatan yang digelar di Pusdam Gowa, Kamis (10/4/2026).
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi kader IMM Fakultas Adab dan Humaniora untuk meneguhkan komitmen pengabdian dalam gerakan intelektual, kaderisasi, dan dakwah kemahasiswaan.
Kegiatan pelantikan tersebut dihadiri oleh jajaran Pimpinan Cabang IMM Gowa, kader dan alumni IMM, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat, menandai dimulainya kepemimpinan baru di tubuh PK IMM Fakultas Adab dan Humaniora.
Ketua Umum PK IMM FAH periode 2026–202, Fibriyanti, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus kita jalankan bersama. Kami menyadari bahwa amanah ini adalah kepercayaan yang harus dijaga dengan kerja kolektif, komitmen kaderisasi, serta semangat pengabdian untuk organisasi,” ujar Fibriyanti dalam pidatonya.
Ia juga mengajak seluruh kader IMM di Fakultas Adab dan Humaniora untuk terus memperkuat solidaritas dan membangun tradisi intelektual di lingkungan komisariat. Menurutnya, IMM tidak hanya menjadi wadah organisasi mahasiswa, tetapi juga ruang pembentukan karakter, pemikiran kritis, serta komitmen keumatan dan kebangsaan.
“Kita ingin komisariat ini menjadi rumah bersama bagi kader untuk bertumbuh. baik secara intelektual, spiritual, maupun sosial. Karena IMM adalah tempat kita belajar menjadi manusia yang bermanfaat bagi umat dan bangsa,” tambahnya.
Sementara itu, sambutan dari Pimpinan Cabang IMM Gowa yang diwakili oleh Ketua Bidang Kader, Fahrul, juga memberikan pesan penting kepada kepengurusan yang baru dilantik. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pelantikan merupakan titik awal dari kerja-kerja organisasi yang sesungguhnya.
Fahrul yang juga merupakan demisioner Ketua Umum PK IMM Fakultas Adab dan Humaniora menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru mampu melanjutkan tradisi kaderisasi yang kuat serta menjaga marwah komisariat sebagai basis gerakan intelektual.
“Pelantikan hari ini bukanlah garis akhir, melainkan garis start. Tugas besar menanti di depan, terutama bagaimana memastikan proses kaderisasi berjalan dengan baik dan melahirkan kader-kader yang memiliki integritas, kapasitas, dan loyalitas terhadap organisasi,” ungkap Fahrul.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kolektivitas dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, keberhasilan kepengurusan tidak hanya ditentukan oleh ketua umum, tetapi oleh kerja sama seluruh pengurus dan kader.
“IMM dibangun dengan semangat kebersamaan. Karena itu, kepengurusan yang baru harus mampu membangun kerja kolektif dan saling menguatkan satu sama lain,” lanjutnya.
Pelantikan tersebut tidak hanya menjadi agenda formal organisasi, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi kader IMM untuk kembali meneguhkan nilai-nilai dasar gerakan, yaitu religiusitas, intelektualitas, dan humanitas.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Fibriyanti, diharapkan PK IMM Fakultas Adab dan Humaniora mampu menghadirkan program-program yang berdampak, memperkuat tradisi kaderisasi, serta terus berkontribusi dalam membangun gerakan mahasiswa yang berintegritas dan berkemajuan.




