patakaeja.id – Pusat Dakwah Muhammadiyah Gowa menjadi ruang di mana kata kembali diberi makna dan nalar dipanggil pulang. Di tempat ini, PC IMM Gowa meresmikan dua Lembaga Semi Otonom (LSO), Lingkar Studi Intelektual (LSI) dan Maron Language Center (MLC) yang dirangkaikan dengan dialog ilmiah bertema “IMM & Tanggung Jawab Intelektual: Pengantar Metodologi Berpikir Ilmiah di Tengah Krisis Nalar Publik dan Budaya Instan”, Pada (Sabtu, 7/12/25)
Puluhan kader hadir, menegaskan bahwa ruang intelektual bukan sekadar program, tetapi denyut yang menjaga hidupnya sebuah gerakan.
Acara dibuka oleh Ketua PC IMM Gowa, Nurafni, S.Ag., yang menekankan bahwa pembentukan LSO bukan hanya urusan struktur, tetapi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas ilmiah kader. “LSO harus menjadi ruang tenang yang subur, tempat refleksi, penelitian, dan dialektika tumbuh tanpa tergerus budaya serba cepat,” ujarnya.
Dialog ilmiah menghadirkan dua narasumber. Drs. Wahyuddin Halim, M.A., Ph.D., dosen filsafat, teologi, dan antropologi UIN Alauddin Makassar, menggarisbawahi bahwa warisan intelektual sejati bukan emosi, melainkan tulisan. Ia mengingatkan bahwa dalam tradisi Muhammadiyah, ilmu adalah sarana pencerahan, sehingga IMM memiliki tanggung jawab memastikan ilmu tetap menjadi proses, bukan slogan.
Narasumber kedua, Muh. Aqram Pamungkas Abadi, S.Ag., menyoroti peran intelektual di tubuh IMM. Menurutnya, kader intelektual tidak hanya diukur dari militansi hadir dalam kegiatan, tetapi dari keluasan bacaan, intensitas diskusi, dan kemampuan menjadikan ilmu amaliah serta amal ilmiah sebagai gerakan nyata, terutama di tengah tantangan teknologi saat ini.
Sesi diskusi dipandu Ketua Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan, Akmal Al Khair Syam, S.Hum., M.Ag., yang menghubungkan gagasan narasumber dengan keresahan peserta. Pertanyaan muncul seputar penguatan literasi di era distraksi digital, pemeliharaan budaya penyelidikan ilmiah, hingga strategi membangun forum yang bukan hanya ramai, tetapi bermakna. Semua mengisyaratkan bahwa kegelisahan intelektual di kalangan kader benar-benar nyata.
Acara ditutup dengan pengukuhan resmi LSO PC IMM Gowa oleh Ketua Bidang Organisasi, menandai langkah baru gerakan intelektual IMM Gowa dalam memperkuat budaya nalar, riset, dan literasi di tengah arus zaman.




