Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Opini

Menemukan Suara: Menyelami Perjalanan Menuju Pemulihan bagi Korban Kekerasan Seksual

Bagi korban, proses pemulihan adalah perjalanan yang kompleks dan berat, rasanya tidak mudah untuk menerima bahwa dunia akan baik-baik saja setelah apa yang telah terjadi, terlebih lagi korban merasa tidak aman dalam situasi dan lingkungan tertentu dan mencari cara untuk merasa aman, merasa diterima, dan merasa didengarkan.

Pataka Eja by Pataka Eja
29 Juli 2024
in Opini
0
Nur Arifah

Dokumen Pribadi Nur arifah

Oleh: Nur Arifah


Setiap korban memiliki kemungkinan untuk mengalami pemulihan dan bertumbuh. Menjadi sadar atas fakta yang ada bahwa kamu adalah pemilik luka-luka itu dan membutuhkan bantuan untuk menjadi sadar tentang hal ini.

Bagi korban, proses pemulihan adalah perjalanan yang kompleks dan berat, rasanya tidak mudah untuk menerima bahwa dunia akan baik-baik saja setelah apa yang telah terjadi, terlebih lagi korban merasa tidak aman dalam situasi dan lingkungan tertentu dan mencari cara untuk merasa aman, merasa diterima, dan merasa didengarkan.

Berbagai usaha yang dilakukan, mencoba menghalangi ingatan dan membuat mereka seolah-olah sembuh dari kehancuran yang sebenarnya masih mengalir dalam diri mereka. Membangun kembali rasa kepercayaan diri, serta menjelajahi berbagai rintangan psikologis yang rasanya tidak mampu dihadapi tanpa dukungan orang-orang terdekat.

Tulisan ini tidak untuk memberikan sebuah resep menuju kesembuhan yang tepat untuk setiap orang. Akan tetapi mencoba untuk mendukung korban yang berhati penuh ingin mengetahui apa yang diperlukannya agar sembuh dan berbagi pengalaman dari mereka yang berhasil pulih. Mengetahui bahwa apa yang telah terjadi memang merupakan hal yang buruk, tetapi mereka tidaklah benar-benar buruk.

Salah satu bagian penting dari proses pemulihan adalah menerima diri sendiri. Bentuk penerimaan terhadap diri sendiri merupakan proses pengembangan diri yang melibatkan pembelajaran bagaimana mencintai, memaafkan dan mendampingi mereka yang juga membutuhkan dukungan. Memaafkan diri sendiri dengan menerima siapa ia sekarang ini, memaafkan mereka yang memberi luka, dan merasa siap untuk menghadapi apa yang terjadi di masa depan  serta menyadari bahwa mereka bukanlah penyebab kekerasan, dan membebaskan diri dari rasa bersalah yang tidak pantas.

Dengan menghargai nilai-nilai positif yang ada dalam diri mereka dapat menolak pemikiran negatif yang muncul akibat trauma. Menghargai nilai positif dalam diri dapat kita lakukan dengan mengingatkan diri atas apa yang berhasil dilalui dari kekacauan yang  pernah terjadi, percaya bahwa kamu memiliki keberanian dalam menghadapi pengalaman yang kelam ini serta mengubah haluan hidup untuk terus memperbaiki diri menjadi lebih baik lagi. Jangan ragu untuk memprioritaskan kesehatan mental dan emosional juga mencari dukungan yang dibutuhkan.

Semoga melalui pemahaman dan dukungan yang tepat, korban kekerasan seksual dapat menemukan kekuatan dan akan berusaha sebaik-baiknya untuk menyelami perjalanan menuju pemulihan korban dengan tidak menghindari apa yang telah terjadi tetapi menghadapi apa yang akan terjadi.

Lagi-lagi dengan harapan yang terus menghantui bahwa akan munculnya suatu kondisi keadilan yang lebih menyeluruh. Bukan hanya bagi korban, tetapi juga bagi para pelaku dan semua orang yang merasakan dampaknya serta membangun kembali kehidupan yang lebih sehat dan bahagia.

Kalian hebat meski hanya mampu bersuara dalam sunyi untuk bisa menghadapi bayang trauma dan menemukan suara yang terabaikan.

 

ShareTweetShareSendSend

Artikel Lainnya

Img 89789t5
Opini

Gowa Damai: Antara Slogan dan Realita Lapangan

1 September 2025
115
Whatsapp Image 2024 08 26 At 19 27 55 B04f59d4
Opini

Demokrasi; Cita-cita kebaikan yang ingin dihilangkan

30 Agustus 2024
49
Whatsapp Image 2026 01 06 At 14 33
Opini

Naik Gunung, Posting, dan Berbagi: Kritik aktivitas pendakian dan masalah khalayak algoritma

6 Januari 2026
108
2596576651
Opini

Menguak Tabir Penobatan Soeharto sebagai Bapak Pembangunan

9 Juli 2025
30

Rubrik

Esai Liputan Khusus Opini Prosa Puisi Resensi Uncategorized Warta
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi