Patakaeja.id – 6 September 2026 – A. Ayudha Pratama Aras atau akrab disapa Yudha/Mr. Bobadiop terpilih sebagai Presiden Association of Sulawesi Students (ASSET) dalam forum Tudang Sipulung keluarga ASSET Yang digelar pada Sabtu 05 September 2026 di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kediri.
Yudha mendapatkan kepercayaan untuk mengemban amanah sebagai presiden yang mengoordinatori seluruh camp di ASSET (Organisasi yang menampung seluruh pelajar dari Sulawesi yang ingin belajar di kampung Inggris Pare, Kediri) dalam forum musyawarah tudang sipulung sebagai forum periodik masyarakat ASSET. Sebagai Presiden terpilih Yudha ingin mempertegas eksistensi dan tujuan dari ASSET ini.
“ASSET adalah organisasi yang hebat, namun hari ini saya sadar bahwa ternyata ASSET lebih dari itu. Ini adalah rumah yang akan menjadi atap pelindung bagi seluruh pemuda (i) Sulawesi yang rela meninggalkan banyak hal untuk datang belajar ke kampung inggris pare demi tujuan hebatnya masing-masing.” Ujar Yudha
Menurutnya, para pelajar Sulawesi yang masih khawatir dan bingung untuk meninggalkan kampung halaman demi menuntut ilmu, tidak usah lagi mengkhawatirkan tentang banyak hal.
“Tidak bisa dipungkiri bahwa ada banyak pemuda(i) sulawesi dengan mimpi hebat yang masih sangat khawatir untuk mendatangi tempat baru bagi mereka, karena keterbatasan informasi tentang siapa yang akan membantu dan memberikan arahan kepada mereka,” Lanjutnya.
Yudha sebagai presiden terpilih menegaskan “ASSET telah berdiri sejak 2001 dan kekhawatiran itu telah selesai sejak saat itu juga”
Dodi Pratama Putra yang juga kerap disapa Mr. Wind sebagai Advisor ASSET juga menyampaikan harapan untuk ASSET kepada presiden terpilih terpilih agar membangun kebersamaan kokoh yang dibaluti program belajar bahasa inggris.
“Sebab, di kampung inggris pare bukan hanya tentang belajar bahasa, tetapi nilai sipakatau, sipakalebbi dan sipakainge antar sesama manusia terkhusus sesama member ASSET yang menjadi patokan kita dalam menjaga lembaga ini. Seperti harapan sahabat-sahabat yang datang ke kampung inggris pare.” ungkap Dodi
“Lembaga kita ini bukan komunitas anak kemarin sore yang baru tumbuh, 25 tahun aktifitas anak Sulawesi menjalani rutinitas belajar bahasa dalam rumah ini (ASSET). Maka dari itu, tugas kita menjaga lembaga ini tetap hidup untuk selamanya.” Tegasnya




