Pataka Eja – Kurang dari dua pekan menjelang pelaksanaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa resmi menunda Beautiful Malino 2026, padahal event tersebut telah ditetapkan sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, kalender wisata nasional yang disusun Kementerian Pariwisata RI.
Penundaan diumumkan melalui Surat Pemberitahuan Nomor 500.13.2.5/974/Disparbud tertanggal 7 Juli 2026. Dalam surat itu disebutkan Beautiful Malino yang semula dijadwalkan berlangsung 16–18 Juli 2026 ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
Alasan yang disampaikan Pemkab Gowa adalah perbaikan infrastruktur menuju lokasi acara masih dalam tahap pengerjaan.
“Pelaksanaan event Beautiful Malino Tahun 2026 … ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan, dengan alasan perbaikan infrastruktur menuju lokasi acara masih dalam pengerjaan,” demikian isi surat yang ditandatangani Sekretaris Daerah Gowa, H. Andi Azis Peter, S.H., M.Si.
Penundaan ini menjadi sorotan karena Beautiful Malino bukan sekadar agenda tahunan daerah. Event tersebut telah lolos kurasi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 berdasarkan Keputusan Menteri Pariwisata RI Nomor SK/2/HK.01.02/MP/2026.
Sebelumnya, Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana mengumumkan penyelenggaraan KEN 2026 sebagai rangkaian event unggulan nasional yang diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
Keberhasilan Beautiful Malino kembali masuk KEN juga sempat dipublikasikan oleh Bupati Gowa Husniah Talenrang melalui akun Instagram pribadinya pada 28 Januari 2026. Dalam unggahan tersebut, Bupati menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Beautiful Malino sebagai bagian dari kalender wisata nasional.
Namun, enam bulan setelah pengumuman tersebut, pelaksanaan event justru harus ditunda dengan alasan akses menuju lokasi belum siap.
Keputusan ini berpotensi menimbulkan dampak bagi pelaku usaha pariwisata, perhotelan, UMKM, hingga wisatawan yang telah menyusun rencana perjalanan ke Malino pada pertengahan Juli.
Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Gowa belum menjelaskan target penyelesaian infrastruktur maupun jadwal baru pelaksanaan Beautiful Malino 2026. Belum ada pula keterangan mengenai langkah yang akan ditempuh untuk menjaga status Beautiful Malino sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara 2026.




