Gowa, Pataka Eja – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar semester 5 melakukan kunjungan dan wawancara di Kantor Desa Pacellekang sebagai bagian dari pembelajaran mengenai pelayanan publik dan komunikasi dengan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berkesempatan mewawancarai Bapak Muhammad Hidayatullah selaku Kaur Umum Kantor Desa Pacellekang. Wawancara membahas berbagai hal terkait pelayanan administrasi, penanganan keluhan masyarakat, keterbukaan informasi, hingga penyelesaian persoalan warga.
Berdasarkan penjelasan narasumber, Kantor Desa Pacellekang memiliki 14 perangkat atau staf desa, termasuk Kepala Desa. Wilayah Desa Pacellekang terbagi menjadi empat dusun, yaitu Dusun Bumbungkang, Dusun Tambung Batu, Dusun Pattiro, dan Dusun Moncolloe.
Dalam pelayanan masyarakat, jenis administrasi yang banyak diurus antara lain Surat Keterangan Domisili dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Pihak desa juga menerima keluhan masyarakat, salah satunya terkait status desil atau Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang sebelumnya aktif tetapi kemudian menjadi tidak aktif.
Keluhan masyarakat terlebih dahulu ditangani di tingkat desa. Apabila permasalahan berada di luar kewenangan pemerintah desa atau tidak dapat diselesaikan, masyarakat akan diarahkan ke Kantor Camat untuk mendapatkan tindak lanjut.
Dalam menyampaikan informasi, Kantor Desa Pacellekang memanfaatkan aplikasi Digides (Digital Desa), media sosial Instagram dan Facebook, serta banner dan poster yang dipasang pada papan informasi kantor desa.
Selain pelayanan administrasi, pemerintah desa juga menangani persoalan lingkungan, khususnya masalah sampah liar. Salah satu upaya yang dilakukan adalah program “Sabtu Bersih” yang melibatkan perangkat desa dan masyarakat untuk membersihkan lokasi yang rawan penumpukan sampah.
Kantor Desa Pacellekang juga memfasilitasi penyelesaian sengketa lahan antarwarga melalui mediasi secara kekeluargaan. Apabila permasalahan tidak dapat diselesaikan di tingkat desa, kasus akan dilimpahkan ke Kantor Camat.
Kegiatan wawancara tersebut memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami praktik pelayanan publik serta komunikasi pemerintah desa dalam menangani kebutuhan dan persoalan masyarakat. Kegiatan diakhiri dengan ucapan terima kasih kepada Bapak Muhammad Hidayatullah atas waktu dan informasi yang telah diberikan.


