Patakaeja.id — Lapangan Tanapangkayya di Desa Bontolempangan berubah jadi pusat semangat, tawa, dan sorak-sorai pemuda. Turnamen HIPMA Gowa Cup VI resmi dibuka dan langsung menyedot perhatian warga dari berbagai penjuru Kecamatan Bontolempangan.
Turnamen yang diinisiasi oleh Himpunan Pelajar Mahasiswa (HIPMA) Gowa Koordinatorat Bontolempangan ini tak sekadar bicara soal menang atau kalah. Dengan mengusung tema “Memupuk Jiwa Kompetitif dan Rasa Persaudaraan Melalui Sepak Bola,” ajang ini menjadi ruang pertemuan, adu strategi, dan memperkuat ikatan antar generasi muda.
Sebanyak 14 tim dari berbagai desa turun gelanggang. Mereka bertarung di lapangan, tapi dengan semangat yang satu: bersaudara dalam persaingan.
Ketua Umum HIPMA Gowa Koordinatorat Bontolempangan, Adriani Safutri Rahman, menyebut turnamen ini sebagai penutup indah masa kepengurusannya.
“Turnamen ini bukan cuma tentang siapa yang jadi juara. Ini soal bagaimana olahraga bisa menyatukan. Kami ingin menanamkan semangat sportivitas dan kebersamaan,” ujarnya di tengah riuh pembukaan.
Hadir mewakili Camat Bontolempangan, PJ Kepala Desa Syamsuddin Dg Kio turut memberikan apresiasi tinggi. Ia mengingatkan pentingnya menjaga suasana tetap damai dan aman.

“Ajang seperti ini penting untuk membangun semangat anak muda. Tapi yang lebih penting, jangan ada keributan hanya karena bola. Kita semua bersaudara,” tegasnya.
Pembukaan juga dihadiri oleh tokoh masyarakat, Dewan Senior HIPMA Gowa, Danposramil, Babinkamtibmas, serta seluruh tim peserta.




