Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Sosial & Politik

Konstelasi Keluarga Solo di PSI: Kaesang 2 Hari Jadi Anggota Langsung Jabat Ketum, Jokowi 11 Bulan Baru Buka KTA

Pataka Eja by Pataka Eja
27 September 2026
in Sosial & Politik
0
Whatsapp Image 2026 09 27 At 20 22

Tangkapan Layar YT:@kompastv

Gowa, Pataka Eja — Dua anggota keluarga Joko Widodo (Jokowi) kini berada di Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dengan perjalanan politik yang memiliki kronologi berbeda.

Kaesang Pangarep resmi menjadi anggota PSI pada 23 September 2023. Hanya berselang dua hari, putra bungsu Jokowi itu ditetapkan sebagai Ketua Umum PSI.

Sementara Jokowi mengaku telah menjadi anggota PSI sejak 14 Oktober 2025. Namun, status tersebut baru diumumkannya secara terbuka hampir 11 bulan kemudian, saat ia menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) di hadapan kader PSI di Bandung.

Perbedaan waktu tersebut menjadi bagian dari perjalanan politik keluarga Solo di tubuh PSI.

Kaesang: Dua Hari dari KTA ke Kursi Ketum

Kaesang resmi menjadi kader PSI pada Sabtu, 23 September 2023. Peresmian keanggotaannya ditandai dengan penyerahan KTA secara simbolis di kediaman Jokowi, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah.

KTA tersebut diserahkan oleh Giring Ganesha yang saat itu menjabat sebagai Ketua Umum PSI.

Dua hari berselang, tepatnya Senin, 25 September 2023, Kaesang ditetapkan sebagai Ketua Umum PSI periode 2023–2028 dalam acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) PSI.

Dengan keputusan tersebut, Kaesang menggantikan Giring yang kemudian mendapat posisi sebagai anggota Dewan Pembina PSI.

Rentang waktu dari masuknya Kaesang sebagai anggota hingga penetapannya sebagai ketua umum hanya dua hari.

Jokowi: KTA Sejak Oktober 2025, Baru Dibuka pada September 2026

Berbeda dengan perjalanan Kaesang, Jokowi mengungkap status keanggotaannya di PSI setelah hampir 11 bulan.

Jokowi menyatakan dirinya telah resmi menjadi bagian dari PSI sejak 14 Oktober 2025.

Namun, pengakuan tersebut baru disampaikan secara terbuka pada Sabtu, 26 September 2026, saat Jokowi menghadiri Rapat Koordinasi DPD PSI Kota Bandung di salah satu hotel di Jalan Peta, Bandung.

Di hadapan kader PSI, Jokowi mengeluarkan KTA fisiknya.

“Bahwa saya itu sudah masuk menjadi keluarga besar PSI sejak 14 Oktober 2025. Sudah setahun yang lalu. Banyak yang enggak percaya, saya sekarang buka saja kartu anggota saya ini,” kata Jokowi.

Jokowi bahkan membacakan identitas serta nomor keanggotaan yang tercantum pada kartu tersebut.

“Sekarang saya bacakan di sini. Tertulis nama, Jokowi Widodo. Nomor keanggotaan, saya bacakan ya. Nomor keanggotaan saya S 337220257777777,” tuturnya.

Jokowi kemudian berseloroh mengenai nomor keanggotaan yang didominasi angka tujuh.

“Saya enggak tahu kenapa tujuhnya banyak sekali,” ujarnya.

Menurut Jokowi, dirinya sengaja menunjukkan KTA tersebut untuk menjawab keraguan mengenai statusnya sebagai anggota PSI.

“Jadi sudah jelas semuanya ya. Jangan sampai ada meragukan bahwa saya ini sudah menjadi keluarga besar PSI,” tegas Jokowi.

Dua Anggota Keluarga, Dua Kronologi

Jika disusun berdasarkan tanggal, perjalanan Jokowi dan Kaesang di PSI menunjukkan rentang waktu yang berbeda.

Kaesang menerima KTA pada 23 September 2023 dan dua hari kemudian ditetapkan sebagai Ketua Umum PSI.

Sementara Jokowi menyebut dirinya telah menjadi anggota sejak 14 Oktober 2025, tetapi baru menunjukkan KTA dan mengumumkan status tersebut secara terbuka pada 26 September 2026.

Dengan demikian, terdapat perbedaan mencolok dalam kronologi keduanya: Kaesang dua hari setelah menjadi anggota langsung menduduki kursi Ketua Umum, sedangkan Jokowi baru membuka KTA hampir 11 bulan setelah tanggal keanggotaan yang disebutkannya.

Kini keduanya berada dalam satu partai dengan posisi yang berbeda.

Kaesang menjabat sebagai Ketua Umum PSI, sementara Jokowi menyatakan dirinya sebagai anggota PSI.

Konstelasi tersebut menempatkan ayah dan anak dalam satu kendaraan politik, dengan Kaesang berada di posisi puncak struktur partai dan Jokowi sebagai anggota.

Dua hari bagi Kaesang. Hampir 11 bulan bagi Jokowi. Keduanya kini berada di rumah politik yang sama: PSI.

Pataka Eja

ShareSendTweetShareSend

Artikel Lainnya

Jbjbjhbjbhvcx
Sosial & Politik

Purbaya Masih Bicara APBN 2027 di DPD RI, Sore Harinya Digantikan Suahasil Nazara

14 September 2026
27
Franchise Pertamina 570x320
Sosial & Politik

BBM Langka dan Harga Eceran Melonjak, HMI Desak Pemerintah Bertindak dalam 3×24 Jam

10 September 2026
23

Rubrik

Ekonomi & Bisnis Esai Hukum & Kriminal Olahraga & Kesehatan Opini Prosa Puisi Ragam Resensi Sosial & Politik Sosok Uncategorized
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi