Pataka Eja — Menyusul sorotan publik terkait dugaan penolakan pasien BPJS dan perlakuan tidak pantas oleh oknum tenaga kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa drg. Abdul Haris Usman terpantau melakukan kunjungan dadakan ke Puskesmas (PKM) Bontomarannu pada Sabtu (13/12/2025) malam.
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Puskesmas Bontomarannu, dr. Rahmi, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
“Sementara pertemuan dengan Kepala Dinas dan petugas kartu serta kluster 2 anak untuk klarifikasi kejadian hari ini,” tulis dr. Rahmi dalam pesan singkatnya.
Sebelumnya, seorang pasien BPJS berinisial AR (34) mengaku ditolak berobat lantaran datang terlambat satu menit dari batas waktu pendaftaran pada hari Sabtu. AR juga mengklaim mengalami perlakuan tidak pantas hingga dugaan intimidasi dari oknum tenaga kesehatan saat mempertanyakan hak pelayanan yang seharusnya diterimanya.
Peristiwa tersebut menuai reaksi luas dari masyarakat dan menjadi perhatian publik, khususnya terkait komitmen pelayanan kesehatan dasar bagi peserta BPJS. Sejumlah pihak menilai bahwa persoalan administratif seharusnya tidak mengesampingkan prinsip kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan.
Kasus ini diharapkan menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan di puskesmas Kabupaten Gowa, agar ke depan pelayanan kesehatan tetap mengedepankan profesionalisme, transparansi, serta empati terhadap pasien tanpa diskriminasi.*Ditootid




