Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Sosial & Politik

BBM Subsidi Langka, Mafia Solar Diduga Tetap Beroperasi, FK GARDA Soroti Lemahnya Pengawasan Pemerintah

Pataka Eja by Pataka Eja
10 September 2026
in Sosial & Politik
0
Whatsapp Image 2026 09 10 At 10 45

Patakaeja.id, Sulawesi selatan – Krisis ketersediaan energi kembali menjadi perhatian publik. Dalam beberapa pekan terakhir, masyarakat Sulawesi Selatan harus menghadapi antrean panjang di sejumlah SPBU akibat sulitnya memperoleh BBM subsidi. Kondisi ini tidak hanya menyulitkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan transportasi, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi yang bergantung pada ketersediaan bahan bakar.

Di tengah kondisi masyarakat yang harus berjuang mendapatkan BBM subsidi, muncul sorotan terhadap masih berlangsungnya dugaan praktik penyalahgunaan BBM subsidi jenis solar di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan. Hal ini menjadi pertanyaan besar mengenai efektivitas pengawasan pemerintah dan aparat terkait dalam memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran.

Direktur FK GARDA, Asfar, menegaskan bahwa persoalan kelangkaan BBM subsidi bukan sekadar masalah teknis distribusi, melainkan menunjukkan adanya persoalan serius dalam sistem pengawasan energi bersubsidi.

“Beberapa minggu terakhir kita diperlihatkan dengan kondisi antrean panjang di berbagai SPBU. Tidak hanya antrean, tetapi juga kelangkaan BBM subsidi yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Situasi ini tentu harus menjadi perhatian serius pemerintah, khususnya DPRD sebagai lembaga yang memiliki mandat untuk memperjuangkan kepentingan rakyat,” ujar Asfar.

Menurutnya, kondisi menjadi semakin ironis ketika masyarakat mengalami kesulitan memperoleh BBM subsidi, sementara dugaan aktivitas mafia BBM subsidi jenis solar masih berjalan di berbagai daerah.

“Di saat masyarakat kesulitan mendapatkan BBM subsidi, para pelaku penyalahgunaan justru masih dapat menjalankan aksinya. Ini bukan persoalan sederhana, tetapi merupakan indikasi adanya persoalan besar dalam pengawasan distribusi BBM subsidi yang harus segera dibenahi,” katanya.

Asfar menilai persoalan tersebut perlu ditangani secara serius karena menyangkut kepentingan masyarakat luas. Ia menduga praktik penyalahgunaan BBM subsidi telah berlangsung secara terstruktur dan membutuhkan langkah tegas dari pemerintah serta aparat penegak hukum.

Ia juga memberikan kritik terhadap kinerja DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang dinilai belum menunjukkan respons maksimal terhadap persoalan yang tengah dihadapi masyarakat.

“DPRD harus lebih hadir dalam menyelesaikan persoalan rakyat. Jangan sampai perhatian lebih banyak tersita pada pencitraan, sementara masalah nyata seperti kelangkaan BBM, LPG, dan pemadaman listrik masih dirasakan masyarakat,” tegas Asfar.

Selain kelangkaan BBM, masyarakat Sulawesi Selatan juga menghadapi persoalan lain berupa sulitnya memperoleh LPG serta pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah. Rangkaian persoalan tersebut semakin memperlihatkan bahwa sektor energi membutuhkan perhatian dan penanganan yang lebih serius.

FK GARDA meminta pemerintah daerah, DPRD Sulawesi Selatan, Pertamina, serta pihak terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi dan pengawasan energi bersubsidi.

“Kebutuhan energi merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah harus memastikan tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban akibat lemahnya sistem pengawasan dan tata kelola distribusi energi,” tutup Asfar.

Tags: bbmlpgsubsidi
ShareSendTweetShareSend

Artikel Lainnya

Senyum Itu Ibadah
Sosial & Politik

Stabilitas Politik Gowa Kian Tak Menentu: Usai DPRD Usulkan Pemberhentian Bupati, Kini Kepala OPD Dinonaktifkan Massal oleh Bupati

22 Agustus 2026
29
Img 20250912
Sosial & Politik

Tiga Orang Hilang Usai Aksi 25–31 Agustus, KontraS: Diduga Korban Penghilangan Paksa

12 September 2025
82
Gemini Generated Image 16sr4o16sr4o16sr
Sosial & Politik

Polemik Perubahan SPMT PPPK Tahap 2 Polman: Dugaan Maladministrasi Menguat, Guru Menuntut Hak dan Transparansi

24 November 2025
34
Whatsapp Image 2026 07 14 At 16 41
Sosial & Politik

Tegas! Yusuf Harun Sebut Walk Out Bupati Gowa sebagai Pelecehan terhadap Institusi DPRD

14 Juli 2026
49

Rubrik

Ekonomi & Bisnis Esai Hukum & Kriminal Olahraga & Kesehatan Opini Prosa Puisi Ragam Resensi Sosial & Politik Sosok Uncategorized
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi