Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Dicecar Soal Pemecatan dari PDIP, Jokowi Tampak Tak Nyaman: “Sudah, Jangan Dibicarakan”

Pataka Eja by Pataka Eja
28 Agustus 2026
in Uncategorized
0
Whatsapp Image 2026 08 28 At 21 30

Tangkapan Layar Youtube Tempo

Solo, Pataka Eja — Mantan Presiden Joko Widodo tampak kurang nyaman ketika dicecar pertanyaan mengenai pemecatannya dari PDI Perjuangan dalam wawancara bersama Tim Bocor Alus Politik yang tayang perdana di kanal YouTube Tempo, Rabu (26/8/2026).

Wawancara tersebut dilakukan di kediaman Jokowi di Solo, Jawa Tengah, pada Selasa (11/8/2026). Dalam perbincangan selama lebih dari satu jam itu, Jokowi membahas sejumlah isu politik, termasuk hubungannya dengan Presiden Prabowo Subianto serta manuver politik menuju Pemilu 2029.

Namun, suasana berubah ketika pembahasan mengarah pada hubungannya dengan PDI Perjuangan dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Saat ditanya mengenai hubungannya dengan PDIP, Jokowi mengatakan dirinya masih memiliki hubungan baik dengan para ketua partai politik.

“Saya dengan semua ketua partai hubungannya baik-baik saja, sering bertemu, kadang juga lewat telepon. Tetapi, dengan Ibu Mega sampai saat ini belum ketemu. Tetapi saya meyakini suatu saat akan ketemu,” ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, pertemuan dengan Megawati pada suatu saat nanti dapat terjadi demi kepentingan yang lebih besar.

“Sekali lagi, suatu saat akan ketemu untuk kepentingan yang lebih besar untuk bangsa dan negara,” katanya.

Percakapan kemudian diarahkan kepada keputusan PDIP yang memecat Jokowi dari keanggotaan partai.

Ketika ditanya apakah dirinya marah setelah dipecat PDIP, Jokowi justru mengatakan dirinya biasa saja.

“Biasa saja,” jawab Jokowi.

Host Bocor Alus Politik, Stefanus Pramono, kemudian memperdalam pertanyaan dengan mengonfirmasi informasi yang pernah diterimanya mengenai adanya upaya Jokowi agar tidak dipecat dari PDIP.

Jokowi membantah informasi tersebut.

“Tidak ada, tidak ada. Tahu-tahu dapat surat saja dipecat,” kata Jokowi.

Pertanyaan kemudian berlanjut mengenai kemungkinan adanya agenda politik Jokowi yang dianggap tidak sejalan dengan kepentingan PDIP.

Host Bocor Alus Politik Raymundus Rikang menanyakan apakah terdapat agenda-agenda politik tertentu yang tidak cocok dengan kepentingan partai.

Jokowi tidak memberikan penjelasan panjang.

“Itu sudah kejadian, tidak usah dibicarakan,” ujarnya.

Host kembali mencoba mempertegas maksud pernyataan tersebut. Namun, Jokowi memilih menghentikan pembahasan.

“Sudah, jangan dibicarakan,” tegasnya.

Respons singkat dan berulang tersebut membuat Jokowi tampak tidak ingin memperpanjang pembahasan mengenai proses pemecatannya dari PDIP.

Dipecat Bersama Gibran dan Bobby

PDIP sebelumnya mengumumkan pemecatan Jokowi, putranya Gibran Rakabuming Raka, menantunya Bobby Nasution, serta 27 kader lainnya pada 16 Desember 2024. Keputusan tersebut ditetapkan pada 4 Desember 2024.

Pemecatan Jokowi tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 1649/KPTS/DPP/XII/2024. Sementara Gibran diberhentikan melalui SK Nomor 1650/KPTS/DPP/XII/2024 dan Bobby Nasution melalui SK Nomor 1651/KPTS/DPP/XII/2024.

Dalam pertimbangannya, PDIP menyebut tindakan Jokowi dinilai telah mencederai kepercayaan rakyat terhadap partai serta merugikan nama baik dan kepentingan partai.

PDIP mengaitkan keputusan tersebut dengan ketentuan Pasal 22 huruf (b) dan (c) Anggaran Dasar PDI Perjuangan mengenai larangan bagi anggota partai melakukan tindakan yang dapat mencederai kepercayaan rakyat kepada partai maupun kegiatan yang merugikan nama baik dan kepentingan partai.

Kini, hampir dua tahun setelah keputusan tersebut, Jokowi kembali ditanya mengenai pemecatannya.

Alih-alih menguraikan secara terbuka alasan maupun proses di balik keputusan tersebut, Jokowi memilih menjawab singkat. Bahkan ketika pertanyaan diarahkan pada dugaan adanya agenda politik yang tidak sejalan dengan kepentingan PDIP, ia dua kali meminta agar persoalan tersebut tidak lagi dibicarakan.

“Sudah, jangan dibicarakan,” tegas Jokowi.

ShareSendTweetShareSend

Artikel Lainnya

Whatsapp Image 2024 10 27 At 06 31
Uncategorized

HMPS Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar Gelar Inaugurasi Bertajuk “Catur Kekuasaan”

27 Oktober 2024
188
Plt Sekda
Uncategorized

Plt Sekda Gowa Firdaus Punya Harta Rp19,9 Miliar, Kini Istrinya Dilaporkan Sekda Nonaktif Andy Azis ke Polisi

27 Agustus 2026
40
Whatsapp Image 2025 04 29 At 01 08
Uncategorized

Milad ke-4, UKM Literasi Lontara Kukuhkan Kader Baru Lewat LKL Tingkat I

29 April 2025
51
6a8fcb775fe52
Uncategorized

Catat! Sufmi Dasco Siap Mundur dari DPR Jika RUU Perampasan Aset Tak Selesai 15 Desember 2026

27 Agustus 2026
5

Rubrik

Ekonomi & Bisnis Esai Hukum & Kriminal Olahraga & Kesehatan Opini Prosa Puisi Ragam Resensi Sosial & Politik Sosok Uncategorized
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi