Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Ragam

Update BNPB: Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 53 Orang, 135 Masih Dirawat

Pataka Eja by Pataka Eja
16 Agustus 2026
in Ragam
0
Whatsapp Image 2026 08 16 At 19 09

Tangkapan layar YouTube @bnpb_indonesia

JAKARTA, Pataka Eja — Korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) bertambah menjadi 53 orang.

Data tersebut disampaikan BNPB dalam pemutakhiran kondisi bencana hingga Minggu (16/8/2026) sore.

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari mengatakan, selain korban meninggal, sebanyak 135 warga masih menjalani perawatan akibat luka-luka.

“Untuk pemutakhiran korban jiwa meninggal dunia per sore hari ini, total kami mencatat 53 jiwa meninggal dunia,” kata Abdul dalam konferensi pers virtual, Minggu.

Sebaran korban meninggal menunjukkan Kabupaten Manggarai menjadi wilayah dengan jumlah korban terbanyak. BNPB mencatat 25 orang meninggal dunia di Manggarai, disusul Manggarai Timur dengan 20 orang.

Kemudian empat korban tercatat di Kabupaten Sikka, dua orang di Ende, serta masing-masing satu korban di Manggarai Barat dan Nagekeo.

Sementara itu, 135 warga yang mengalami luka masih mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan.

Di Kabupaten Sikka, terdapat 12 korban luka. Kabupaten Manggarai mencatat 17 orang luka berat dan 20 orang luka ringan.

Jumlah korban luka terbesar berada di Manggarai Timur, yakni 21 orang luka berat dan 59 orang luka ringan. Sedangkan di Manggarai Barat terdapat enam orang yang mengalami luka berat.

Di tengah proses penanganan dan pendataan korban, BNPB menyebut belum ada laporan warga yang dinyatakan hilang akibat gempa.

“Saat ini di tujuh kabupaten terdampak, kita tidak memiliki daftar pencarian orang,” ujar Abdul.

Meski demikian, Basarnas tetap menyiagakan personel untuk mengantisipasi adanya laporan warga yang belum ditemukan maupun kebutuhan pencarian di wilayah terdampak.

Pemerintah juga menyampaikan duka cita kepada keluarga 53 korban yang meninggal dunia serta simpati kepada seluruh warga yang terdampak bencana.

“Sekali lagi atas nama pemerintah tentu saja kita mendoakan yang terbaik untuk para korban dan simpati yang mendalam pada keluarga yang ditinggalkan,” kata Abdul.

Pemutakhiran data korban masih dapat berubah seiring proses pendataan dan penanganan di lapangan.

ShareSendTweetShareSend

Artikel Lainnya

Whatsapp Image 2025 02 20 At 14 48
Ragam

PT Tirta Fresindo Jaya (Mayora Group) Plant Bontomarannu meraih Penghargaan K3 dari Pemprov Sulsel

20 Februari 2025
dok pesantren psh
Ragam

Kontingen Tapak Suci Pesantren Sultan Hasanuddin Borong Prestasi di Kejurnas Pencak Silat Makassar Championship 4 Tahun 2025

23 Desember 2025

Rubrik

Ekonomi & Bisnis Esai Hukum & Kriminal Olahraga & Kesehatan Opini Prosa Puisi Ragam Resensi Sosial & Politik Sosok Uncategorized
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi