Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Warta

Mahfud MD Soroti Vonis Nadiem: “Secara Politis Saya Sudah Menduga, Tapi Tidak Menyangka Seberat Ini”

Pataka Eja by Pataka Eja
30 Juni 2026
in Warta
0
Whatsapp Image 2026 06 30 At 22 22 00

Tangkapan layar Youtube Mahfud MD Official

Pataka Eja — Vonis 10 tahun penjara terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, memantik perhatian mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Prof. Mahfud MD. Ia mengaku telah menduga sejak awal bahwa Nadiem akan divonis bersalah, meski tidak menyangka hukuman yang dijatuhkan akan seberat itu.

Pernyataan tersebut disampaikan Mahfud melalui podcast di kanal YouTube pribadinya, Mahfud MD Official, usai majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat menjatuhkan vonis terhadap Nadiem dalam perkara korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM).

“Sebenarnya secara politis, bukan secara yuridis, sejak awal saya menduga akan ada vonis seperti itu, meskipun saya tidak membayangkan akan seberat itu. Ini apa sih masalahnya? Kok seperti digiring agar Nadiem masuk (bersalah),” kata Mahfud.

Meski mengaku memiliki dugaan secara politik, Mahfud menegaskan dirinya justru belum menemukan penjelasan yang logis mengenai kemungkinan adanya motif politik di balik perkara tersebut. Menurutnya, jika vonis itu dikaitkan dengan rekayasa politik, pertanyaan besarnya adalah siapa yang diuntungkan.

“Tetapi, setelah dilihat secara politis apa sih masalah politisnya? Kita juga tidak tahu. Logikanya tidak masuk kalau Nadiem itu dipaksakan (bersalah). Tapi, mau dikatakan itu rekayasa politik, rekayasa politik apa? Dia tidak punya musuh, tidak punya gerbang politik, tidak punya bisnis yang masuk dalam catatan agak hitam, itu kan tidak ada,” ujarnya.

Mahfud menilai posisi Nadiem berbeda dengan sejumlah tokoh yang selama ini kerap dikaitkan dengan rivalitas politik atau kepentingan bisnis. Karena itu, ia mengaku kesulitan menemukan alasan mengapa mantan Mendikbudristek tersebut seolah berada dalam pusaran perkara yang sarat sorotan publik.

Mahfud juga menyampaikan rasa prihatin kepada Nadiem dan keluarganya. Ia mengingatkan bahwa putusan tingkat pertama belum berkekuatan hukum tetap sehingga masih tersedia upaya hukum melalui proses banding.

“Saya ikut bersedih dan saya harap Mas Nadiem dan keluarganya tabah. Perjuangan belum berakhir, masih ada banding dan sebagainya,” tuturnya.

Pernyataan Mahfud muncul setelah Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara kepada Nadiem Makarim. Selain pidana penjara, majelis hakim juga menjatuhkan denda Rp1 miliar serta kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp809 miliar. Putusan tersebut bahkan disertai dissenting opinion dari salah seorang hakim anggota yang berpendapat Nadiem seharusnya dibebaskan.

ShareTweetShareSendSend

Artikel Lainnya

Whatsapp Image 2025 10 01 At 17 57
Warta

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Kunjungi Kemenag Sulsel: Bedah Sertifikasi Halal dan Isu Hoaks

1 Oktober 2025
122
Img 20250828 Wa0029
Warta

Mahasiswa KKN UIN Alauddin Hidupkan Literasi Al-Qur’an di Pesisir Takalar

28 Agustus 2025
40
Whatsapp Image 2025 04 29 At 01 08
Warta

Milad ke-4, UKM Literasi Lontara Kukuhkan Kader Baru Lewat LKL Tingkat I

29 April 2025
43
Whatsapp Image 2024 12 16 At 10 12 45
Warta

Konsisten Laksanakan Program CSR, PT. Tirta Fresindo Jaya (TFJ) Kembali Bedah Rumah Warga

17 Desember 2024
307

Rubrik

Esai Liputan Khusus Opini Prosa Puisi Resensi Uncategorized Warta
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi