Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Puisi

Jeda yang Bermakna

Pataka Eja by Pataka Eja
1 Desember 2025
in Puisi
0
Whatsapp Image 2025 11 28 At 18 52

Oleh: Lusy Rachmawati


Aku berhenti sejenak di puncak ini,

bukan karena lelah,

melainkan untuk mendengar kembali

getar hati yang sering tenggelam di tengah hiruk hari.

 

Angin yang berhembus pelan

membawa ketenangan yang sulit kujelaskan,

seakan memeluk pikiranku

dan berkata bahwa perlahan pun tetap sebuah langkah.

 

Langit yang membentang luas

mengingatkanku bahwa perjalanan ini panjang,

dan tidak semua hal yang ingin kucapai

harus kukejar dengan tergesa.

 

Dalam sunyi yang lembut ini,

aku memberi ruang untuk diriku sendiri,

menyusun kembali tenang,

sebelum melangkah lagi dengan hati yang lebih mantap.

ShareTweetShareSendSend

Artikel Lainnya

Whatsapp Image 2025 12 01 At 15 06 20
Puisi

Hati yang Bicara

4 Desember 2025
38
Ccs
Puisi

Menjaga Nama di Liang Lahat

27 April 2026
85
Img 20250919 Wa0156
Puisi

Dari Aku untuk Aku

11 November 2025
103
Img 20251009
Puisi

Jejak Cahaya di Wajah Bumi

9 Oktober 2025
146

Rubrik

Esai Liputan Khusus Opini Prosa Puisi Resensi Uncategorized Warta
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi