Oleh: Amanda Amalia Putri
Dari sisa-sisa kehancuran lahir sebuah komitmen
Dari yang sakral langsung jatuh ke tragis
Yang waras dipaksa kalah
Aku bersumpah akan menjadi perisai dan perawat di titik paling rapuhmu
Sebelum aku sendiri ikut hancur
Bukan cuma tubuh yang lumpuh, tapi martabat, ingatan,dan sisa kenangan
Aku mau bersihkan namamu, rawat kehormatanmu di akhir hayat
Itu bukan sekadar janji manis tapi itu janji penjaga di ambang kematian
Cinta hadir sebagai tindakan bukan perasaan
Tanggung jawabnya besar tapi kuasanya nihil
Ini bukan sekadar cinta yang romantis
Ini cinta yang muncul ketika waktu sudah menunjukkan angka-angka daruratnya
Ketapang, 13 April 2026




