Oleh: Noora Khansa Dzahabiyah
Antara takdir dan perasaan,
yang datang perlahan kepadaku.
Dua insan yang berbeda,
bertemu di ketidaksengajaan waktu.
Dihadang oleh keraguan,
didorong oleh ego.
Kata-kata yang meyakinkanku,
perasaan yang sulit menyatu.
Aku tau ini menantang,
tapi rasa itu datang dengan sendirinya.
Dua hati yang tak seharusnya bersatu,
tapi takdir menyutujuinya.
Ada apa dengan takdir,
yang pada akhirnya berjalan sendirian.
Aku bingung, aku terdiam.
Tidak adakah yang lebih baik untukku?




