Oleh: Lintang Aurellia
Di jalan yang basah itu
Di bawah gempuran hujan yang menyerang tanpa ampun
Aku menangis tanpa air mata
Memeluk erat kabung yang kurasa
Seribu sesal telah ku ucapkan
Perihal rasa yang tak pernah ku ungkapkan
Tapi tak satupun bisa membawamu kembali
Kepergianmu seakan merenggut separuh nyawaku
Semenjak takdir membawa cinta ini pergi
Lengkung di wajahku hanyalah sebuah kepalsuan
Dusta jika aku mengatakan baik baik saja
Karena kenyataannya, aku telah kehilangan
Ingin ku sampaikan pada pencipta langit
Kata maaf paling tulus dari ku yang hampir bahagia namun terjeda
Pupus sudah harapan yang selama ini ku tanam
Menyisakan impian yang hanya bisa ku kenang




