Pataka Eja – Makassar, 30 Agustus 2025 dengan ini menyampaikan pernyataan resmi terkait tidak dilibatkannya Dema UIN Alauddin Makassar pada Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK).
Tahun ini Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di UIN Alauddin Makassar menjadi sorotan tajam dari berbagai pihak, khususnya dari elemen mahasiswa. Pasalnya, pelaksanaan kegiatan yang sejatinya bertujuan memperkenalkan budaya akademik dan kehidupan kampus kepada mahasiswa baru ini tidak melibatkan lembaga kemahasiswaan sebagai bagian dari penyelenggara.
Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) adalah momentum penting untuk membangun relasi awal antara mahasiswa baru dengan lingkungan kampus, termasuk lembaga kemahasiswaan. Ketidakterlibatan DEMA UIN Alauddin Makassar, hal ini menunjukkan lemahnya komitmen kampus terhadap nilai-nilai partisipasi dan demokrasi di lingkungan akademik.
Selama ini, lembaga kemahasiswaan telah memainkan peran strategis dalam pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), mulai dari penyusunan materi, pengelolaan teknis kegiatan, hingga penyampaian nilai-nilai kritis kemahasiswaan. Dengan tidak dilibatkannya salah-satu lembaga kemahasiswaan tertinggi dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) dikhawatirkan kehilangan esensi edukatif dan partisipatifnya.
Dan tahun ini membuktikan pimpinan sudah berani untuk tidak melibatkan salah-satu lembaga Kemahasiswaan!! yakin dan percaya tahun depan Pimpinan akan berani untuk tidak melibatkan semua lembaga kemahasiswaan!! momentum Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) akan hanya menjadi seremonial kampus yang tidak punya esensi edukatif !!!
Sebagai respons, Dema UIN Alauddin Makassar menuntut ke depannya untuk melibatkan lembaga kemahasiswaan dalam kegiatan atau keputusan pimpinan kampus dan menuntut memberikan transparansi anggaran PBAK kepada lembaga kemahasiswaan, serta mengajak elemen mahasiswa di lingkup UIN Alauddin Makassar untuk menuntut transparansi dan pelibatan yang adil dalam kegiatan-kegiatan kampus ke depannya.
Hidup Mahasiswa!
*Press Release Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Alauddin Makassar




