Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Liputan Khusus

Aktivitas Malam di Kampus Jadi Sorotan, Wakil Presiden Mahasiswa UINAM Minta Dukungan Fasilitas dan Kebebasan Berorganisasi

Pataka Eja by Pataka Eja
20 Mei 2025
in Liputan Khusus
0
Whatsapp Image 2025 05 20 At 14 28

Potret Muh. Kautsar Mustakim Wakil ketiu Dema UIN Alauddin Makassar

Patakaeja.id – Gowa, (20/05/2025) Aktivitas malam mahasiswa di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mendapat perhatian serius dari Dewan Mahasiswa Universitas (Dema U). Mereka menilai kegiatan malam hari merupakan bagian penting dalam mengembangkan kreativitas, diskusi intelektual, dan kehidupan organisasi mahasiswa.

Menurut Wakil Presiden Mahasiswa UIN Alauddin, Muh. Kautsar Mustakim, banyak mahasiswa memanfaatkan waktu malam untuk berdiskusi, berlatih seni, dan mengadakan kegiatan organisasi karena terbatasnya waktu di siang hari.

“Mahasiswa butuh ruang untuk berpikir bebas dan mengembangkan diri. Kalau aktivitas malam dibatasi, itu bisa membungkam demokrasi kampus dan membatasi gerak lembaga mahasiswa,” tegas Kautsar.

Dema U mendukung penuh aktivitas malam sebagai bentuk kebebasan berekspresi dan pengembangan diri mahasiswa di luar jam kuliah. Namun mereka juga menekankan pentingnya dukungan dari pihak kampus, terutama dalam hal fasilitas dan keamanan.

Adapun beberapa langkah yang disarankan untuk mendukung kegiatan malam, antara lain:

  • Perpanjangan jam operasional fasilitas kampus.
  • Pemasangan CCTV di titik-titik rawan.
  • Edukasi berkala soal keamanan dan keselamatan pribadi mahasiswa.

Meski begitu, masih banyak keluhan dari mahasiswa terkait pembatasan aktivitas malam di kampus. Beberapa mahasiswa menilai larangan kegiatan malam justru menghambat kerja organisasi mahasiswa yang sangat mengandalkan waktu di luar jam kuliah.

Uinal2
Potret salah satu gedung pada malam hari di kampus UINAM

Salah satu mahasiswa yang tinggal di Rusunawa dalam kampus UINAM mengeluhkan minimnya penerangan di area kampus.

“Jalan ke Rusun gelap, rawan. Tapi keluhan kami belum juga ditanggapi pihak kampus,” ujarnya.

Selain itu ada juga kekhawatiran di kalangan mahasiswa bahwa pembatasan aktivitas malam ini justru jadi cara untuk menutupi berbagai persoalan internal kampus. Sejumlah lembaga mahasiswa menyebut belum ada respon resmi dari pihak kampus terhadap kritik-kritik yang mereka sampaikan selama ini.

Dema UINAM berharap kampus segera terbuka terhadap suara mahasiswa, memperbaiki fasilitas, dan menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan mendukung kebebasan berekspresi siang maupun malam.

ShareTweetShareSendSend

Artikel Lainnya

1757584083
Liputan Khusus

Rilis Pers: Menggugat Menteri Kebudayaan atas Penyangkalan Perkosaan Massal Mei 1998

11 September 2025
28
Whatsapp Image 2025 08 30 At 20 43
Liputan Khusus

Gelombang Protes di Makassar: Mahasiswa Hukum Soroti Kegagalan Negara Lindungi Rakyat

31 Agustus 2025
49
Img 20250922 Wa0017
Liputan Khusus

Ratusan Petani Muda Ikut Serta Dalam Gerakan Sejuta Tugal Untuk Pangan Berau

22 September 2025
108
Petilasan
Liputan Khusus

Jejak Sejarah dan Mitos Petilasan Syeh Maulana Maghribi di Dusun Menjing, Jawa Tengah

11 Juni 2026
21

Rubrik

Esai Liputan Khusus Opini Prosa Puisi Resensi Uncategorized Warta
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi