Pataka Eja – Dugaan Penyelewengan Dana Beasiswa KIP di Universitas Perjuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar Mencuat, Mahasiswa dan masyarakat Tuntut Transparansi Makassar, Dugaan penyelewengan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di Universitas Perjuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar mencuat dan menimbulkan keresahan di kalangan mahasiswa penerima beasiswa.
Sejumlah mahasiswa melaporkan adanya indikasi penyimpangan dalam penyaluran dana bantuan pendidikan tersebut, yang seharusnya digunakan untuk biaya kuliah dan kebutuhan penunjang studi lainnya.
Keluhan mahasiswa meliputi berbagai persoalan, pemotongan dana tanpa alasan yang valid, hingga dugaan pengarahan dana untuk kepentingan yang tidak sesuai dengan peruntukan beasiswa KIP Kuliah. Kondisi ini tentu sangat memberatkan mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu dan sangat bergantung pada beasiswa ini untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Menanggapi situasi ini, Aliansi Mahasiswa Rakyat dan Konstitusi Hukum Sulawesi Selatan, mulai menyuarakan aspirasi dan menuntut adanya transparansi serta akuntabilitas dari pihak kampus terkait pengelolaan dana beasiswa KIP Kuliah. Mereka mendesak pihak rektorat UPRI Makassar untuk segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan penyelewengan ini dan memberikan penjelasan yang komprehensif kepada mahasiswa.
“mahasiswa yang merasa dirugikan Kami sangat kecewa dan merasa hak kami telah dirampas. Beasiswa ini adalah harapan kami untuk bisa kuliah, tapi kenyataannya malah seperti ini,” ujar mahasiswa yang tidak bisa di sebutkan Namanya, salah satu mahasiswa penerima KIP Kuliah di UPRI Makassar.
Lebih lanjut, mahasiswa juga menyerukan kepada pihak terkait, termasuk DPR Provinsi dan Kejaksaan Tinggi Sulsel serta pihak berwenang lainnya, untuk turun tangan mengawasi dan mengaudit penyaluran dana beasiswa KIP Kuliah di UPRI Makassar. Mereka berharap agar keadilan dapat ditegakkan dan hak-hak mahasiswa penerima beasiswa dapat dipulihkan dan diberikan Beasiswa secara Penuh.
Pihak kampus UPRI Makassar hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penyelewengan dana beasiswa KIP Kuliah ini. Aliansi Mahasiswa Rakyat dan Konstitusi Hukum Sulawesi Selatan berharap agar pihak rektorat segera merespons tuntutan mereka dan mengambil langkah-langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan ini demi menjaga kepercayaan mahasiswa terhadap institusi pendidikan, dan pihak mahasiswa yg melaporkan juga menambahkan bahwa Rektor dan jajarannya Terlibat andil dalam Penggelapan Dana beasiswa KIP.




