Pataka Eja — BONE, PMR WIRA Unit 005 UPT SMAN 5 Bone raih Juara 1 Kemah Favorit dan Juara 3 Recycle Art dalam ajang VORCEA (Volunteer of Red Cross Competition Camp) 2026 yang berlangsung pada 7–13 September 2026 di Lapangan Sepak Bola Tanabatue, Kelurahan Tanabatue, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone.
Dengan persiapan yang terbilang singkat, hanya sekitar dua minggu, sebanyak 24 anggota PMR WIRA Unit 005 SMAN 5 Bone mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan berhasil membawa pulang dua piala tersebut.
Prestasi tersebut menjadi semakin istimewa karena para anggota PMR harus mempersiapkan diri di tengah padatnya aktivitas pembelajaran di sekolah. Mereka dituntut untuk mampu membagi waktu dan menjaga keseimbangan antara prestasi akademik dan kegiatan ekstrakurikuler.
Bagi PMR WIRA Unit 005, mengikuti kompetisi bukan sekadar mengejar piala. Proses latihan, kerjasama, kedisiplinan, kreativitas, serta kemampuan mengatur waktu menjadi bagian penting dalam membentuk karakter siswa Cerdas Berkarakter.
Pembina PMR WIRA Unit 005 SMAN 5 Bone, Irwan Zaenal, S.Pd.Gr, yang juga merupakan guru Matematika SMAN 5 Bone, memberikan wejangan kepada para anggota PMR bahwa sebuah hasil tidak dapat dipisahkan dari proses yang dilalui.
“Kalau prosesnya salah, maka hasilnya juga akan salah. Sebaliknya, jika hasilnya buruk, yakin dan percaya bahwa prosesnya juga pasti ada yang bermasalah. Karena itu, jangan hanya mengejar hasil, tetapi perbaiki prosesnya. Latihan dengan sungguh-sungguh, disiplin, evaluasi setiap kekurangan, dan jangan pernah takut untuk belajar dari kesalahan,” pesan Irwan Zaenal.
Menurutnya, keberhasilan meraih dua piala dengan persiapan yang hanya dua minggu menjadi bukti bahwa keterbatasan waktu bukan alasan untuk berhenti berusaha. Namun, keberhasilan tersebut juga harus menjadi bahan evaluasi agar ke depan PMR WIRA Unit 005 dapat mempersiapkan diri dengan lebih matang.
Kepala UPT SMAN 5 Bone, H. Andi Harbin Nur, mengapresiasi perjuangan dan prestasi yang berhasil diraih oleh PMR WIRA Unit 005.
Menurutnya, prestasi siswa di bidang ekstrakurikuler merupakan bagian penting dari proses pendidikan karena sekolah tidak hanya bertugas mencetak siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki karakter, tanggung jawab, kreativitas, kepedulian, dan kemampuan bekerja sama.
“Selamat kepada anak-anak PMR WIRA Unit 005 yang telah memberikan prestasi terbaik untuk SMAN 5 Bone. Dua piala ini tentu membanggakan, tetapi yang lebih penting adalah proses yang kalian jalani. Tetap utamakan pendidikan akademik, tetapi terus kembangkan bakat dan kemampuan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Jadikan setiap kegiatan sebagai ruang untuk belajar, bertumbuh, dan membangun karakter,” pesan H. Andi Harbin Nur.
Ia juga berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa SMAN 5 Bone untuk berani berprestasi di berbagai bidang.
Wakasek Kesiswaan UPT SMAN 5 Bone, H. Andi Muh. Tahir, turut memberikan apresiasi kepada seluruh anggota PMR yang telah berjuang dalam VORCEA 2026.
Ia menekankan pentingnya kemampuan siswa dalam mengatur waktu antara kewajiban sebagai pelajar dengan aktivitas organisasi maupun ekstrakurikuler.
“Anak-anak kita memiliki banyak potensi. Akademik tetap menjadi prioritas sebagai seorang pelajar, sementara ekstrakurikuler menjadi wadah untuk mengembangkan karakter, kepemimpinan, kreativitas, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama. Keduanya harus berjalan beriringan. Jangan sampai aktif berorganisasi membuat akademik terabaikan, dan jangan pula karena mengejar akademik kemudian kehilangan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri,” ungkap H. Andi Muh. Tahir.
Ia berharap prestasi PMR WIRA Unit 005 dapat menjadi inspirasi bagi ekstrakurikuler lainnya di SMAN 5 Bone untuk terus berkarya dan mengukir prestasi.
Dua piala yang dibawa pulang PMR WIRA Unit 005 SMAN 5 Bone menjadi bukti bahwa prestasi lahir dari niat, kerjasama, disiplin, kreativitas, dan proses yang sungguh-sungguh.




