Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Olahraga & Kesehatan

 Menemukan Ruang untuk Diri Sendiri Lewat Sound Healing di Yogyakarta

Pataka Eja by Pataka Eja
30 Oktober 2026
in Olahraga & Kesehatan
0
Whatsapp Image 2026 10 29 At 13 31

Dok. Fellycia Ridya Nadin

Isak tangis beberapa peserta pecah di tengah alunan singing bowl dalam sesi sound healing di Abhayagiri Sumberwatu Heritage Resort, Yogyakarta. Suasana yang semula hening perlahan berubah menjadi ruang untuk melepaskan emosi yang selama ini terpendam.

Melalui kegiatan yang diadakan Asana Studio bersama Lisa Sacred Sound, para peserta diajak berhenti sejenak dari rutinitas dan kembali terhubung dengan diri sendiri.

Sesi diawali dengan pemanasan ringan. Peserta menepuk bahu, menarik nafas panjang, dan menetapkan niat tentang hal yang ingin diselaraskan sebelum melepaskannya.

Setiap matras dihiasi bunga yang akan digunakan pada sesi grounding, ketika peserta mencium dan memegang bunga, lalu memeluk pohon untuk membantu melepaskan emosi.

Peserta mengikuti sesi sound healing sebagai puncak acara, yang berlangsung selama kurang lebih 60 menit. Peserta berbaring di atas matras sambil mendengarkan alunan singing bowl dan instrumen therapeutic yang dimainkan Lisa Sacred Sound.

Suasana pagi yang sejuk dengan angin berhembus pelan turut mengiringi sesi tersebut. Sesekali, suara burung terdengar di antara alunan instrumen, berpadu dengan suara kereta yang melintas dari kejauhan.

Bagi Weny, salah satu peserta asal Yogyakarta, sesi sound healing menjadi kesempatan untuk mengenali perasaan yang selama ini sulit dipahami. Sebelum mengikuti kegiatam ia mengaku mudah panik dan khawatir.

“Sebelum mengikuti sesi ini saya itu orangnya panikan dan mudah khawatir,Mbak. Jujur,” ungkapnya.

Selama sesi berlangsung, Weny merasakan ketenangan dan melihat warna yang bergerak dari merah muda ke biru, lalu ungu. Menurutnya, sesi sound healing membantunya menyadari perasaan yang selama ini ia bawa sekaligus memberi ruang untuk berhenti sejenak dan memusatkan perhatian pada diri sendiri.

Pengalaman sound healing bagi Weny menghadirkan moment refleksi diri.

“Yang paling berkesan dan menyentuh itu ketika bertemu kasih terhadap diri sendiri,” ungkapnya.

Baginya sound healing menjadi momen untuk kembali menghargai perjalanan dirinya sendiri. Dengan melihat kembali berbagai hal yang telah dilalui dan kemampuan untuk bertahan hingga saat ini.

Menurut Lisa selaku owner dari Lisa Sacred Sound, sound healing bukan sekadar mendengarkan alunan suara, tetapi juga menjadi praktik yang memanfaatkan getaran dan niat untuk mendukung relaksasi dan keseimbangan tubuh dan pikiran.

Gelombang suara dari instrumen seperti singing bowl berinteraksi dengan tubuh dan otak, dapat membantu menciptakan suasana yang mendukung ketenangan.

Pada proses ini, suara menjadi sarana untuk mengambil jeda dari rutinitas, memberikan ruang untuk tubuh dan pikiran beristirahat, dan menghayati keheningan dalam diri.

Founder Asana Studio, Ela, mengungkapkan bahwa sound healing menjadi salah satu pilihan kegiatan untuk mengenalkan praktik mindfulness di luar yoga.

Menurutnya, pendekatan ini dapat menjadi alternatif bagi orang yang kurang nyaman mengikuti yoga, tetapi ingin meluangkan waktu untuk diri sendiri.

Whatsapp Image 2026 10 29 At 13 31
Dok. Fellycia Ridya Nadin

Ela memilih Lisa Sacred Sound untuk memandu acara ini karena fokusnya pada sound healing dan penggunaan beragam instrumen. Ia juga mengapresiasi bagaimana Lisa Sacred Sound sebagai fasilitator, mampu membawakan sesi dengan tenang dan ramah.

Melalui pengalaman tersebut, sesi sound healing di Yogyakarta bersama Lisa Sacred Sound menjadi ruang bagi peserta untuk berhenti sejenak dari rutinitas.

Alunan instrumen yang mengiringi sesi memberikan kesempatan bagi peserta untuk fokus dengan diri sendiri dan memaknai pengalaman yang mereka rasakan selama kegiatan.

Penulis: Fellycia Ridya Nadin (Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta)
ShareSendTweetShareSend

Artikel Lainnya

Chatgpt Image
Olahraga & Kesehatan

Highlight Piala Dunia : Inggris Lolos Dramatis, Norwegia Singkirkan Brasil, Ronaldo Siap Hadapi Spanyol

6 Juli 2026
Whatsapp Image 2026 10 27 At 14 27
Olahraga & Kesehatan

Bocah 4 Tahun Meninggal di RS Tadjuddin Chalid, Dokter Disebut Baru Datang Setelah Pasien Wafat

27 Oktober 2026

Rubrik

Ekonomi & Bisnis Esai Hukum & Kriminal Olahraga & Kesehatan Opini Prosa Puisi Ragam Resensi Sosial & Politik Sosok Uncategorized
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi