Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Warta

KOPRI Makassar Gelar Dialog Interaktif Membahas Peran Perempuan sebagai Subjek Pembangunan

Pataka Eja by Pataka Eja
6 Desember 2025
in Warta
0
Img 20251206 Wa0001

Patakaeja.id — KOPRI PC Makassar sukses gelar Dialog Interaktif peringatan Harlah KOPRI ke-58 di Aula Sipakalebbi Balaikota Makassar pada Sabtu, 6 Desember 2025.

Kegiatan ini mengusung tema “Mimbar Gagasan Perempuan : Berdaya Dalam Gagasan, Berdampak Dalam Gerakan”.

Ketua KOPRI PC PMII Kota Makassar, Nurmila Sari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perempuan memiliki kapasitas strategis dalam menggerakkan perubahan di Kota Makassar.

“Perempuan memiliki posisi strategis dalam pembangunan kota. Ketika perempuan diberdayakan melalui ruang gagasan, ia bukan hanya membangun dirinya, tetapi ikut membentuk arah peradaban kota yang lebih inklusif,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Hariandi, Ketua Cabang PMII Kota Makassar yang menekankan pentingnya kualitas intelektual perempuan dalam ruang publik.

“Selain merias wajah, perempuan juga harus merias isi kepala. Perempuan yang kuat gagasannya mampu melahirkan perubahan yang bernilai dan berdampak luas bagi masyarakat,” tegasnya.

Empat narasumber perempuan pada sesi dialog interaktif membahas peran strategis perempuan dalam sosial, kepemimpinan, dan gerakan kampus.

Kabid Perlindungan Khusus Anak DP3A Kota Makassar, Isnianah Nurdin, S.Sos., M.I.Kom., menegaskan pentingnya sensitivitas sosial perempuan dalam pembangunan.

“Peran perempuan dalam pembangunan kota bukan hanya tentang kesetaraan gender, tetapi juga tentang memanfaatkan potensi dan kapasitas mereka untuk menciptakan kota yang lebih hidup, inklusif, dan berdaya,” ujarnya.

Majelis Pembina Cabang PMII Kota Makassar, Lusiana Putri Ahmadi, S.E., M.Ak., menekankan pentingnya kehadiran perempuan dalam posisi kepemimpinan.

“Kepemimpinan perempuan itu strategis. Ketika perempuan diberi ruang, keputusan organisasi menjadi lebih kaya perspektif,” katanya.

Perwakilan KOPRI PKC Sulsel, Rohani Bundu, S.Pd., Gr., menyoroti peran kampus sebagai ruang konsolidasi gerakan perempuan.

“Kampus adalah tempat lahirnya kader kritis. Gerakan perempuan harus dimulai dari sana,” jelasnya.

Sementara itu, Aktivis KOPRI Anugerawaty Nur Arsy, S.Pd., menegaskan perlunya paradigma gerakan yang adaptif.

“Gerakan perempuan harus relevan dengan tantangan zaman. Perempuan adalah motor perubahan itu sendiri,” tuturnya.

Sesi dialog ini menjadi ruang penguatan gagasan dan konsolidasi gerakan perempuan, khususnya bagi kader KOPRI di Kota Makassar.

ShareTweetShareSendSend

Artikel Lainnya

Whatsapp Image 2026 06 01 At 16 53
Warta

Meneguhkan Spirit Regenerasi, Musycab Pemuda Muhammadiyah Bontomarannu Berlangsung Penuh Antusias

1 Juni 2026
115
Whatsapp Image 2024 12 16 At 10 12 45
Warta

Konsisten Laksanakan Program CSR, PT. Tirta Fresindo Jaya (TFJ) Kembali Bedah Rumah Warga

17 Desember 2024
303
Images
Warta

TikTok Nonaktifkan Fitur Live, Warganet Tuding Ada Upaya Membungkam

30 Agustus 2025
64
Img 20251119 Wa0014
Warta

Hukum Tanpa Kendali: RKUHAP dan Kuasa yang Menggilas Demokrasi

19 November 2025
81

Rubrik

Esai Liputan Khusus Opini Prosa Puisi Resensi Uncategorized Warta
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi