Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Ragam

Alih-alih Klarifikasi Dugaan Penggunaan Desain Tanpa Izin, Rijal Djamal Justru Persilakan Dirinya Dilaporkan

Pataka Eja by Pataka Eja
6 November 2026
in Ragam
0
825323116 18474458047116688 3097351982981212765 N

Dok. IG @rijalsystem

Gowa, Pataka Eja — Polemik dugaan penggunaan empat desain karya mantan driver tanpa izin untuk brand clothing Wajubae belum menemukan titik terang. Muh. Rijal Djamal, sosok yang disorot dalam persoalan tersebut, justru mempersilakan pihak yang merasa dirugikan untuk melaporkan dan menggugat dirinya.

Pernyataan itu disampaikan Rijal melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, setelah tudingan penggunaan desain tanpa izin ramai diperbincangkan di media sosial.

“Tabè & Ijin, kalau memang saya dianggap mencuri, menjiplak, mengambil sebuah karya orang atau apapun itu, silahkan dengan hormat laporkan saja, gugat saja kepada pihak yang bisa menentukan hal tersebut,” tulis Rijal.

Namun, pernyataan tersebut belum menjawab persoalan utama yang dipersoalkan. Rijal tidak menguraikan asal-usul empat desain tersebut, proses penggunaannya, maupun ada atau tidaknya persetujuan dari Anugrah Anantha selaku pihak yang mengaku sebagai pencipta.

Alih-alih menjelaskan duduk perkara, Rijal justru mengarahkan persoalan ke jalur hukum.

Dalam unggahan yang sama, Rijal turut menyinggung perjalanan kariernya di industri kreatif sejak 2010. Ia mengaku tumbuh dan menghidupi orang lain melalui proses kreatif yang dijalaninya.

Ia juga menyebut media sosial bukan arena untuk menentukan siapa yang benar dan salah, melainkan ruang untuk membangun persepsi.

“Media sosial menurut hemat saya, bukan arena menentukan siapa yang benar dan salah. Dia adalah arena membangun persepsi, siapa yang percaya itu adalah hak setiap orang/akun,” lanjutnya.

Sebelumnya, Anugrah Anantha menuding empat dari lima desain yang pernah dibuatnya digunakan dalam produk Wajubae tanpa izin maupun kesepakatan penggunaan.

Anugrah mengaku pernah bekerja sebagai driver sekaligus personal assistant (PA) Rijal. Ia menyebut desain tersebut merupakan hasil pekerjaannya selama berada dalam lingkungan kerja Rijal.

Menurut Anugrah, dirinya pernah menawarkan penggunaan desain dengan nilai Rp250 ribu per desain. Namun, tidak ada kesepakatan pembelian maupun komunikasi lanjutan sebelum desain tersebut muncul dalam peluncuran produk Wajubae pada 28 Oktober 2026.

Ia mengaku memiliki dokumentasi proses pengerjaan desain, termasuk foto bertanggal 20 Agustus 2026.

Anugrah juga menyatakan telah melayangkan somasi atas persoalan tersebut. Ia berharap ada pengakuan terhadap karya yang dibuatnya serta penyelesaian yang memberikan kepastian atas haknya sebagai pihak yang mengaku sebagai pencipta desain.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan terperinci dari Rijal mengenai dugaan penggunaan empat desain tersebut. Persoalan mengenai izin, kesepakatan, dan proses pemanfaatan karya masih menjadi pertanyaan yang menunggu jawaban.

Pataka Eja telah berupaya meminta konfirmasi kepada Rijal Djamal melalui pesan langsung (DM) Instagram pribadi yang bersangkutan terkait tudingan tersebut, Kamis (5/11/2026).

Namun, hingga berita ini diterbitkan, pesan yang dikirimkan belum mendapat tanggapan.

ShareSendTweetShareSend

Artikel Lainnya

Puisi Ini Saya Bacakan Pada Kenduri Dan Doa Ibu Ibu Berisik Kemarin Sore 22 11 2025 Di Bunde
Ragam

Bukan Soal Seragam, tapi Cara Berpikir: Mantan Rektor UII Ingatkan Bahaya Militerisme bagi Kebebasan Akademik

1 September 2026
Whatsapp Image 2025 02 20 At 14 48
Ragam

PT Tirta Fresindo Jaya (Mayora Group) Plant Bontomarannu meraih Penghargaan K3 dari Pemprov Sulsel

20 Februari 2025

Rubrik

Ekonomi & Bisnis Esai Hukum & Kriminal Olahraga & Kesehatan Opini Prosa Puisi Ragam Resensi Sosial & Politik Sosok Uncategorized
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi