Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Warta

Aksi Damai Cipayung Plus Gowa: Suara Mahasiswa untuk Rakyat, Dari PBB hingga RUU Perampasan Aset

Ahmad Bachtiar by Ahmad Bachtiar
3 September 2025
in Warta
0
Img 20250903 Wa0000

Gowa, 3 September 2025 – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Kabupaten Gowa turun ke jalan menggelar aksi damai di beberapa titik strategis, termasuk depan kantor pemerintahan. Dengan membawa poster dan spanduk, mereka menyuarakan tiga tuntutan utama: menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), mengutuk tindakan represif aparat kepolisian, dan mendesak pembahasan RUU Perampasan Aset dilakukan secara transparan sebelum disahkan.

Dalam orasinya, para mahasiswa menilai rencana kenaikan PBB akan semakin memberatkan masyarakat kecil, terutama petani dan pelaku usaha mikro. “Kebijakan ini bertolak belakang dengan semangat pemulihan ekonomi. Alih-alih membantu, justru menekan rakyat,” teriak salah satu orator di tengah kerumunan.

Massa juga menyoroti maraknya tindakan represif aparat dalam mengamankan aksi unjuk rasa di berbagai daerah. Menurut mereka, polisi seharusnya hadir sebagai pengayom dan pelindung, bukan sumber ketakutan.

Isu terakhir yang diangkat adalah keresahan atas RUU Perampasan Aset. Mereka menilai tanpa pembahasan yang transparan, RUU ini rawan disalahgunakan dan bisa merugikan rakyat.

Sahril Sidik, Ketua Bidang Hikmah PC IMM Gowa, menegaskan sikap Cipayung Plus dalam pernyataannya.

“Kami mengecam segala bentuk penyelewengan yang terjadi di negeri ini. Pemerintah harus mendengar suara rakyat, bukan menambah beban mereka dengan kebijakan yang memberatkan. Mahasiswa akan terus mengawal agar negara tetap berada di jalur keadilan,” ujarnya lantang.

Aksi damai ini berlangsung tertib dan mendapatkan pengawalan langsung dari Kapolres Gowa serta Dandim Gowa. Sebelum membubarkan diri, para mahasiswa menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu kebangsaan demi terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Editor: Faisal Basri
ShareTweetShareSendSend

Artikel Lainnya

Img 20250824 Wa0006
Warta

Meriah dan Penuh Keakraban, Karang Taruna Sokkolia Bersatu Sukses Gelar Malam Ramah Tamah HUT RI Ke-80Th

24 Agustus 2025
154
Patakaeja
Warta

HIPMA Gowa Bungaya Sukses Gelar Pelatihan dan Lomba Desain Grafis Tingkat SMA se-Kecamatan Bungaya

19 Oktober 2025
138
Whatsapp Image 2024 07 08 At 18 31 24 0f099187
Warta

Refleksi Jalannya Kepengurusan, HMJ Perbankan Syariah Gelar Rapat Pleno Tengah Tahun

8 Juli 2024
74
Whatsapp Image 2026 02 11 At 23 26 10
Warta

Penyidik–Kanit–Humas Polres Gowa Kompak Bungkam, Publik Menanti Kejelasan Penghentian Kasus Pengancaman Parang

11 Februari 2026
41

Rubrik

Esai Liputan Khusus Opini Prosa Puisi Resensi Uncategorized Warta
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi