Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Ragam

Program Satu Hafiz Satu Desa/Kelurahan di Gowa Terhenti Sejak Agustus, Kadisdik Akui Pembayaran Terkendala

Pataka Eja by Pataka Eja
27 Oktober 2026
in Ragam
0
Sobathumas Agenda Pemkab Gowa Senin 18 11 Telah Kami Rangkum Dalam Gowa Sehari Yakni 1 Sl

Dok. Pemkab Gowa

Gowa, Pataka Eja — Aktivitas pendidikan di Lembaga Pendidikan Mahasantri (LPM) Gowa dilaporkan terhenti sejak Agustus 2026. Kondisi ini memunculkan ketidakpastian bagi peserta Program Satu Hafiz Satu Desa/Kelurahan yang digagas pada era Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan Wakil Bupati Abd Rauf Malaganni.

Seorang mahasantri yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan, aktivitas mondok di LPM Gowa, Jalan Poros Limbung, Mata Allo, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, belum kembali berjalan hingga akhir Oktober 2026.

Menurutnya, kegiatan mondok seharusnya dimulai kembali pada September 2026, mengikuti semester perkuliahan di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Namun, hingga kini peserta belum memperoleh kepastian mengenai jadwal dimulainya kembali aktivitas tersebut.

“Kayaknya belum ada anggaran jadi belum masuk (mondok),” ungkapnya.

Meski menduga persoalan tersebut berkaitan dengan anggaran, mahasantri itu tidak menyampaikan bukti yang memastikan penyebab terhentinya kegiatan. Ia juga mengaku belum menerima pemberitahuan resmi mengenai jadwal masuk kembali.

“Belum ada pengumuman,” katanya.

Kondisi tersebut menempatkan keberlanjutan aktivitas pendidikan Mahasantri sebagai persoalan yang perlu mendapat penjelasan lebih lanjut, terutama terkait kepastian jadwal pembelajaran dan penyelenggaraan kegiatan mondok bagi peserta yang masih mengikuti program.

Program Satu Hafiz Satu Desa/Kelurahan pertama kali diperkenalkan oleh Adnan Purichta Ichsan pada 2022. Dalam kegiatan zikir dan doa bersama menyambut Tahun Baru Islam di Masjid Agung Syekh Yusuf, Sungguminasa, pada 30 Juli 2022, Adnan menyampaikan rencana peluncuran program pendidikan keagamaan yang diberi nama Mahasantri.

Dikutip dari SINDOnews pada 31 Juli 2022, program tersebut dirancang untuk menghadirkan satu hafiz Al-Qur’an di setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Gowa.

Rencana itu ditindaklanjuti melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Gowa dengan UIN Alauddin Makassar. Berdasarkan pemberitaan di laman resmi UIN Alauddin Makassar pada 20 September 2022, kedua pihak menandatangani kerja sama di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, pada 19 September 2022.

Rektor UIN Alauddin Makassar saat itu, Prof. Hamdan Juhannis, menyebut program tersebut melibatkan 167 mahasiswa, sesuai dengan jumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Gowa.

Dalam skema awal, pendidikan dirancang berlangsung selama delapan semester atau empat tahun. Sebanyak enam semester dijalani di Lembaga Pendidikan Mahasantri Kabupaten Gowa, sedangkan dua semester berikutnya dilaksanakan di UIN Alauddin Makassar.

UIN Alauddin menyiapkan pendidikan kelas khusus Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir bagi peserta yang memenuhi kualifikasi hafiz Al-Qur’an.

Program tersebut mulai berjalan pada 2 Januari 2023. Dikutip dari Alinea.id pada 25 Januari 2023, Adnan menyebut Mahasantri sebagai bagian dari visi pembangunan Kabupaten Gowa 2021–2026, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pengembangan sumber daya manusia.

“Investasi pendidikan yang kita lakukan hari ini memang akan terlihat dalam waktu 10-15 tahun ke depan yang akan sangat berguna untuk anak dan cucu kita suatu saat nanti,” kata Adnan, sebagaimana dikutip Alinea.id.

Pemerintah daerah saat itu memosisikan Mahasantri sebagai investasi jangka panjang untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia di Gowa.

Pernah Mendapat Apresiasi Wakil Menteri Agama

Program Mahasantri juga mendapat perhatian pemerintah pusat. Wakil Menteri Agama RI saat itu, Zainut Tauhid Sa’adi, mengunjungi Lembaga Pendidikan Mahasantri di Kecamatan Bajeng pada 4 Maret 2023.

Dikutip dari laman resmi Pemkab Gowa pada tanggal yang sama, Zainut mengapresiasi gagasan Adnan Purichta Ichsan bersama Abd Rauf Malaganni. Ia menilai program tersebut istimewa karena pemerintah daerah mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk mendukung pendidikan keagamaan.

Zainut juga berharap model kerja sama Pemkab Gowa dengan UIN Alauddin Makassar dapat diterapkan di daerah lain.

Apresiasi tersebut menunjukkan bahwa Mahasantri pernah dipromosikan sebagai model pengembangan pendidikan keagamaan berbasis kerja sama pemerintah daerah dan perguruan tinggi.

Sebanyak 167 Peserta Dilaporkan Lulus pada 2026

Dalam perkembangannya, program Mahasantri telah menghasilkan lulusan. Rakyat Sulsel, dalam pemberitaan pada 17 Juni 2026, melaporkan sebanyak 167 peserta Mahasantri Tahun Akademik 2022/2023 berhasil menyelesaikan pendidikan pada Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar.

Kelulusan tersebut disebut sebagai salah satu capaian program prioritas Pemkab Gowa yang bertujuan mewujudkan satu hafiz Al-Qur’an di setiap desa dan kelurahan.

Namun, terhentinya aktivitas di LPM Gowa sejak Agustus 2026 menimbulkan pertanyaan mengenai keberlanjutan pelaksanaan program bagi peserta yang masih mengikuti pendidikan.

Sebagai program yang dirancang berlangsung selama empat tahun, kepastian penyelenggaraan kegiatan menjadi penting agar proses pendidikan peserta dapat berjalan sesuai rencana. Selain itu, penjelasan mengenai kendala administrasi dan langkah penyelesaiannya diperlukan untuk memastikan kapan aktivitas di LPM Gowa dapat kembali berjalan.

Dinas Pendidikan Sebut Gangguan Pembayaran

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad, S.T., mengakui aktivitas program Mahasantri sempat terhenti. Ia menyebut gangguan pembayaran administrasi keuangan akibat pengangkatan pejabat pelaksana tugas (Plt) dan pelaksana harian (Plh) sebagai penyebabnya.

“Aktivitas sempat terhenti karena gangguan pembayaran administrasi keuangan akibat pengangkatan PLT/PLH. Tapi setelah pengembalian status definitif maka akan segera diselesaikan pembayaran keuangan dan kelas akan segera diaktifkan kembali secepatnya,” kata Taufiq saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Ia menyampaikan pemerintah merencanakan aktivitas pembelajaran kembali berjalan pada November 2026.

“Rencananya November insyaallah sudah aktif kembali,” tutupnya.

Meski demikian, Taufiq belum menyampaikan tanggal pasti pengaktifan kembali kegiatan. Rincian jenis pembayaran yang terkendala, besaran kewajiban administrasi yang belum diselesaikan, serta mekanisme penyelesaiannya juga belum dijelaskan dalam keterangannya.

Realisasi rencana pengaktifan kembali pada November akan menjadi penentu bagi peserta yang hingga kini masih menunggu kepastian dimulainya kembali kegiatan pendidikan dan mondok di LPM Gowa.

ShareSendTweetShareSend

Artikel Lainnya

Whatsapp Image 2026 08 16 At 19 09
Ragam

Update BNPB: Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 53 Orang, 135 Masih Dirawat

16 Agustus 2026
Img 20251007 Wa0001
Ragam

HIPMA Gowa Bontomarannu, PT KIA, dan PT KIS (Wings Group) Bersinergi Tangani Dampak Bencana di Bontomarannu

7 Oktober 2025

Rubrik

Ekonomi & Bisnis Esai Hukum & Kriminal Olahraga & Kesehatan Opini Prosa Puisi Ragam Resensi Sosial & Politik Sosok Uncategorized
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi