Pataka Eja — Makassar, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar mencatat sebanyak 254 kejadian kebakaran sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Total kerugian akibat berbagai kejadian tersebut mencapai Rp12,24 miliar.
Jumlah kejadian kebakaran mengalami lonjakan pada periode kemarau. Damkarmat Kota Makassar mencatat 96 kejadian kebakaran pada Agustus, 47 kejadian pada Juli, dan 31 kejadian pada Juni 2026.
Kepala Bidang Pemadaman dan Operasi Damkarmat Kota Makassar, A. Muhammad Cakrawala Angkasa, mengatakan kebakaran lahan menjadi salah satu kejadian yang paling banyak terjadi.
Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi kemarau panjang dan cuaca ekstrem yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, khususnya pada lahan yang kering.
“Untuk kebakaran lahan memang saat ini lebih banyak. Ada kecenderungan tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Ini dipengaruhi juga dengan kemarau panjang dan cuaca ekstrem,” kata Cakrawala kepada Bisnis, Rabu (2/9/2026).
Berdasarkan data Damkarmat, sebanyak 121 kasus atau 47,6% kejadian kebakaran disebabkan oleh sampah dan alang-alang. Selanjutnya, 37 kasus disebabkan korsleting listrik dan 15 kasus akibat tabung gas atau kompor.
Sementara itu, sebanyak 93 kasus lainnya masuk dalam kategori lain-lain atau belum diketahui penyebabnya.
Dampak kebakaran juga cukup luas. Sebanyak 244 rumah tinggal, 161 lokasi lahan atau area sampah, 32 toko, kios, dan kafe, serta 27 kantor dan sekolah terdampak kebakaran.
Secara keseluruhan, kebakaran tersebut berdampak terhadap 502 kepala keluarga (KK) atau 15.503 jiwa. Sebanyak enam warga mengalami luka-luka, sementara tidak terdapat korban meninggal dunia.
Salah satu kebakaran yang terjadi sebelumnya melanda kawasan rumah dinas atau asrama TNI Mattoanging di Jalan Padjonga Daeng Ngalle, Kelurahan Pa’batang, Kecamatan Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan.
Kebakaran tersebut menyebabkan 19 kepala keluarga (KK) kehilangan harta benda.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIV/Hasanuddin Kolonel Arm Andi Akbar mengatakan kebakaran di asrama TNI Mattoanging berdampak terhadap puluhan keluarga yang tinggal di kawasan tersebut.




