Kuningan, patakaeja.id — Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon (UI BBC) menggelar kegiatan Pojok Baca untuk anak-anak se-Desa Pajambon pada Sabtu (08/08/2026) bertempat di Perpustakaan Desa Pajambon.
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KPM sebagai upaya memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda di Desa Pajambon.
Dalam pelaksanaannya, peserta Pojok Baca dibagi menjadi dua kelompok sesuai jenjang usia, yaitu anak tingkat TK dan anak tingkat SD, dengan bentuk kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan belajar masing-masing kelompok.

Rangkaian acara diawali dengan senam bersama untuk menghangatkan suasana sekaligus membangun semangat anak-anak sebelum memasuki sesi inti. Setelah itu, kegiatan dibagi menjadi dua kelas paralel.
Anak-anak tingkat SD diajak membaca buku secara mandiri, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan membedah isi buku bersama mahasiswa pendamping, guna melatih kemampuan memahami dan menyampaikan kembali isi bacaan.
Sementara itu, anak-anak tingkat TK diarahkan untuk mengisi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi soal-soal literasi, numerasi, dan pengenalan dasar coding, sebagai upaya menstimulasi kemampuan berpikir logis dan pemahaman dasar sejak usia dini.
Antusiasme anak-anak Desa Pajambon terlihat begitu tinggi sejak awal kegiatan berlangsung. Anak-anak SD tampak aktif berdiskusi dan tidak sungkan mengangkat tangan saat sesi bedah buku, sementara anak-anak TK terlihat antusias mengerjakan LKPD sembari sesekali bertanya kepada mahasiswa pendamping.
Suasana perpustakaan desa yang biasanya sepi pun berubah menjadi riuh oleh semangat belajar anak-anak yang mengikuti setiap rangkaian acara.
Fauzi Syahrul Ramdhani selaku ketua kelompok KPM mengungkapkan bahwa Pojok Baca digagas sebagai respons atas rendahnya minat baca di kalangan anak-anak, terutama di tengah gempuran gawai dan media digital yang kian mendominasi keseharian mereka.
“Kami ingin anak-anak di sini tumbuh dengan kebiasaan membaca yang kuat sejak dini. Perpustakaan desa ini sebenarnya sudah cukup lengkap, hanya saja minim pengunjung. Lewat Pojok Baca, kami coba hadirkan suasana yang menyenangkan supaya anak-anak merasa membaca itu bukan beban, tapi kegiatan yang menyenangkan,” ujar Fauzi.
Sementara itu, Fauziah selaku koordinator kegiatan menambahkan bahwa pembagian kelompok berdasarkan jenjang usia sengaja dilakukan agar materi yang diberikan lebih sesuai dengan tahap perkembangan anak.
“Anak SD dan TK kan punya kebutuhan belajar yang berbeda. Makanya kami desain kegiatannya juga berbeda, anak SD lebih ke membaca dan diskusi, sedangkan anak TK kami kenalkan dengan numerasi, literasi dasar, sampai coding lewat LKPD yang menyenangkan,” jelas Fauziah.
Kepala Perpustakaan Desa Pajambon turut mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh mahasiswa KPM UI BBC ini. Menurutnya, program semacam ini sangat bermanfaat dan sejalan dengan upaya desa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui penguatan literasi.
Kegiatan Pojok Baca ini diharapkan tidak berhenti sebatas program kerja KPM semata, melainkan dapat menjadi pemantik semangat literasi yang berkelanjutan di Desa Pajambon, baik melalui peran aktif perpustakaan desa maupun dukungan masyarakat dalam menjaga minat baca anak-anak ke depannya.




