Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Warta

Tega! Lansia di Kanjilo Kab. Gowa Tutup Akses Jalan Tetangga, Bangun Pondasi di Jalur Masuk Rumah

Pataka Eja by Pataka Eja
18 April 2026
in Warta
0
Whatsapp Image 2026 04 18 At 21 02

Pataka Eja — Seorang warga di Desa Kanjilo, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, terpaksa kehilangan akses jalan menuju rumahnya setelah jalur keluar masuk diduga ditutup oleh tetangganya yang merupakan seorang lanjut usia.

Warga tersebut, Irsan Daeng Gassing, mengungkapkan bahwa akses ke rumahnya mulai tertutup sejak Januari 2025. Penutupan itu terjadi setelah tetangganya berinisial J Daeng K (umur sekitar 60 tahun) membangun pondasi di area yang selama ini digunakan sebagai jalur keluar masuk.

“Belum jelas apa alasan jalan ini ditutup. Pemilik tanah tidak pernah menyampaikan langsung kepada saya, jadi kami hanya bisa menduga mungkin ada kesalahpahaman,” ujar Irsan, Sabtu (4/4/2025).

Akibat penutupan tersebut, aktivitas sehari-hari Irsan yang bekerja sebagai jasa tebang pohon ikut terdampak. Ia mengaku tidak lagi dapat mengakses rumahnya menggunakan kendaraan.

“Kendaraan tidak bisa masuk. Bahkan untuk aktivitas harian, kami harus melangkahi pondasi yang dibangun itu,” keluhnya.

Tak hanya itu, Irsan juga menyebut area di depan rumahnya kini diduga dijadikan tempat pembuangan sampah oleh pihak yang sama.

“Setelah jalan ditutup, depan rumah juga dijadikan tempat pembuangan sampah,” tambahnya.

Merasa dirugikan, Irsan telah berupaya menyelesaikan persoalan tersebut melalui mediasi dengan pemerintah setempat. Ia menyebut, mediasi telah dilakukan sebanyak dua kali di kantor desa dengan difasilitasi Sekretaris Desa.

Namun hingga kini, lebih dari setengah tahun berlalu, belum ada solusi konkret yang dihasilkan.

“Sudah dua kali mediasi dengan sekdes, tapi belum ada hasil. Bahkan pada mediasi pertama Bhabinkamtibmas tidak hadir,” jelasnya.

Irsan berharap pemerintah desa bersama aparat kepolisian dapat kembali memfasilitasi mediasi yang lebih serius dan menghasilkan solusi yang adil bagi kedua belah pihak.

“Saya berharap ada mediasi lanjutan yang benar-benar bisa memberikan solusi, supaya kami bisa kembali mendapatkan akses jalan dan beraktivitas normal,” tutupnya.

ShareTweetShareSendSend

Artikel Lainnya

Whatsapp Image 2025 08 14 At 21 35
Warta

400 Tahun Syekh Yusuf, Gowa Hadirkan Replika Istana Balla Lompoa di Afrika Selatan

14 Agustus 2025
28
Whatsapp Image 2025 12 18 At 21 49
Warta

Ammatoa Digugat, Ketua Bidang Hukum dan HAM HMI Syariah dan Hukum Ingatkan Bahaya Kriminalisasi Adat

18 Desember 2025
147
Whatsapp Image 2025 07 27 At 18 57
Warta

Pelantikan Pengurus HIPMA Gowa Koordinatorat Parigi: Bangun Sinergi dan Integritas Menuju Organisasi Progresif

27 Juli 2025
315
Whatsapp Image 2025 12 13 At 16 37
Warta

Terlambat Satu Menit, Diduga Pasien BPJS Ditolak Berobat dan Diintimidasi Oknum Nakes di PKM Bontomarannu Gowa

13 Desember 2025
308

Rubrik

Esai Liputan Khusus Opini Prosa Puisi Resensi Uncategorized Warta
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi