Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Liputan Khusus

Jalan Rusak, Kepercayaan Retak: Potret Kegagalan Pemerintah Mengayomi Masyarakat

Muhammad Sahran by Muhammad Sahran
27 November 2025
in Liputan Khusus
0
Whatsapp Image 2025 10 14 At 18 27

Muh Kautsar Mustakim kader HIPMA Gowa Bontomarannu

Beberapa hari terakhir, masyarakat Gowa, khususnya yang tinggal di sepanjang jalan poros Malino, dikejutkan oleh beredarnya video viral di media sosial yang memperlihatkan kondisi jalan yang rusak parah. 

Video tersebut menjadi pemantik keluhan yang selama ini belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah, terutama terkait jalan provinsi yang melintasi Kabupaten Gowa. Dua ruas utama yang paling sering dikeluhkan adalah jalan poros Malino dan jalan poros Malakaji, yang hingga kini belum juga disentuh perbaikan.

Kekecewaan masyarakat semakin besar karena pemerintah selalu menuntut ketertiban dalam membayar pajak, tetapi tidak menunjukkan komitmen yang sama dalam merespons kebutuhan masyarakat di lapangan. Aspirasi masyarakat yang berada di akar rumput seolah tidak didengar, sehingga memunculkan rasa tidak percaya dan ketidakpuasan yang semakin meluas.

Menurut Muh Kautsar Mustakim, kader HIPMA Gowa, viralnya video kondisi jalan tersebut merupakan bentuk teguran langsung kepada pemerintah. Ia menilai pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, belum menyadari penuh tanggung jawab yang mereka emban sebagai pelayan publik. Ketidakpekaan terhadap keluhan masyarakat menunjukkan adanya kegagalan dalam menjalankan fungsi pengayoman.

“Viralnya video kerusakan jalan yang ada di kabupaten gowa, menunjukkan ketidakmampuan pemerintah dalam perbaikan infrastruktur sekaligus penegasan bahwa masyarakat sudah terganggu karena kerusakan jalan tersebut”. Ungkap Kautsar

Pada tanggal 27 November 2025, masyarakat di sepanjang poros Malino, khususnya warga Desa Pakatto, akhirnya turun tangan sendiri untuk memperbaiki jalan secara swadaya. Langkah ini lahir dari kesadaran kolektif dan rasa tanggung jawab terhadap keselamatan bersama, meskipun seharusnya tugas tersebut berada di tangan pemerintah.

Aksi warga ini menjadi bukti nyata bahwa kekecewaan terhadap pemerintah provinsi semakin besar. Ketika masyarakat harus memperbaiki fasilitas umum tanpa dukungan pemerintah, hal tersebut menandakan bahwa negara tidak hadir sepenuhnya untuk rakyatnya.

Peristiwa ini seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah agar lebih peka, responsif, dan menjalankan amanah pelayanan publik dengan sungguh-sungguh.

ShareTweetShareSendSend

Artikel Lainnya

Sa
Liputan Khusus

Pantai Menganti Kebumen: Keindahan Pasir Putih di Pesisir Selatan Jawa

28 Desember 2025
49
F1185ab0 0109 44e8 9e3c 820e4d8944e9
Liputan Khusus

Lebih Pilih Meresmikan Rumah Makan Daripada Respon Demonstrasi Mahasiswa, Rektor UIN Alauddin Makassar Dianggap Anti Kritik Oleh Mahasiswa

5 Agustus 2024
48
Whatsapp Image 2026 04 22 At 18 43
Liputan Khusus

Kolaborasi CPNS Kemenag dan Mahasiswa UIN Alauddin Makassar raih Juara II LKTI IKAHI melalui gagasan pembaruan doktrin Ultra Petita.

22 April 2026
82
Images
Liputan Khusus

Perampokan Begal di Jalan Poros Malino Samaya-Bili-Bili

18 Agustus 2025
668

Rubrik

Esai Liputan Khusus Opini Prosa Puisi Resensi Uncategorized Warta
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi