Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Puisi

Rumah yang Kini Bernama Rindu

Pataka Eja by Pataka Eja
1 Desember 2025
in Puisi
0
Whatsapp Image 2025 11 27 At 23 52

Oleh: Tina Marlina


Langit hari ini biru seperti matamu, Yah.

Dan awan itu berarak, mirip selendang yang Ibu kenakan dulu.

Aku di sini, mencoba menyetel senyum seperti yang kalian ajarkan.

Tapi kok, berat sekali.

 

Teman-temanku masih bisa menelepon untuk mengeluh hal sepele.

“Aduh, papaku cerewet banget.”

atau, “Ibuku bawain nasi kebuli, nih.”

Aku cuma bisa diam.

Lalu mengingat bau minyak wangi dan wangi gorengan pisang

yang dulu selalu menempel di bajumu.

 

Tuhan,

Aku tidak bisa bohong.

Hari ini aku lelah.

Lelah karena harus jadi orang kuat yang kalian tinggalkan.

Lelah karena langkahku berisik sendiri di teras rumah.

Aku rindu pada cekikan pelan di pundak dari Ayah,

dan usapan yang tak pernah salah tempat dari Ibu.

 

Tapi,

di dalam laci kamarku, masih tersimpan koper kecil berisi:

selembar kaus oblong Ayah yang sudah bolong,

dan satu botol minyak wangi Ibu yang tinggal seperempat.

Itulah bintang-bintangku.

Mereka masih bersinar di sana, meski redup.

 

Dan di senja yang mulai menelan pepohonan ini,

aku berjanji pada bau-bau itu,

pada bayang-bayang di dinding,

bahwa langkah ini akan tetap kupaksakan.

Bukan untuk jadi pahlawan,

tapi agar kalian, di mana pun, tidak malu

pernah menyebutku “anak kami”.

ShareTweetShareSendSend

Artikel Lainnya

Img Ouo
Puisi

Pemuda Pelita Masa Depan

18 Juli 2024
65
Img 20251009
Puisi

Jejak Cahaya di Wajah Bumi

9 Oktober 2025
123
Whatsapp Image
Puisi

BIMBANG

11 Agustus 2024
62
Whatsapp Image 2026 02 20 At 00 15
Puisi

Kamar Sunyi dan Doa yang tak Bersuara

19 Februari 2026
34

Rubrik

Esai Liputan Khusus Opini Prosa Puisi Resensi Uncategorized Warta
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi