Pataka Eja — Bagaimana sebuah rumah sakit yang masih relatif baru membangun kepercayaan publik dari awal? Pertanyaan inilah yang dibawa mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Makassar saat mereka menginjakkan kaki di RS UIN Alauddin Makassar, Selasa (23/9/2026).
Kegiatan kunjungan lapangan ini digelar dalam mata kuliah Studi Kasus Public Relations yang diampu Suryani Musi, S.Sos., M.Ikom. Tiga mahasiswa dari Kelompok 6—Riska Aulia Putri, Nur Afifah, dan Aidil Putra Syawal—berkesempatan berdiskusi langsung dengan pihak Humas rumah sakit untuk memahami praktik nyata pengelolaan isu, penanganan keluhan layanan, dan penjagaan reputasi lembaga.
Di sesi tersebut, Asrullah, S.Sos., Asisten Manager Humas RS UIN Alauddin Makassar, memaparkan bagaimana fungsi Public Relations dijalankan sehari-hari di lingkungan institusi kesehatan. Mulai dari menjaga komunikasi dengan masyarakat hingga membangun kepercayaan publik, mahasiswa mendapat gambaran konkret yang jarang mereka temukan di dalam kelas.
Yang membuat kunjungan ini istimewa adalah status RS UIN Alauddin Makassar yang masih tergolong baru. Alih-alih sekadar memulihkan citra yang sudah lama terbentuk, rumah sakit ini justru menjadi laboratorium hidup bagi mahasiswa untuk melihat bagaimana reputasi dibangun sejak awal. Perspektif ini memberi pandangan baru: tantangan kehumasan di lembaga yang baru berdiri ternyata berbeda dengan institusi yang sudah mapan.
Pengalaman tersebut membuka kesadaran bahwa Public Relations bukan hanya soal menangani krisis besar. Ketelitian menjaga kepercayaan publik, bahkan dari hal-hal kecil, justru menjadi kunci. Bagi Riska, Nur Afifah, dan Aidil, kunjungan ini menjadi bekal berharga sebelum mereka benar-benar terjun ke dunia kerja kehumasan yang sesungguhnya.


