Gowa, Pataka Eja — Cristiano Ronaldo memberi sinyal kuat bahwa kariernya sebagai pesepakbola profesional akan segera berakhir. Bintang Al-Nassr itu menyebut musim 2026/2027 kemungkinan menjadi musim terakhirnya di lapangan hijau.
Pernyataan tersebut disampaikan Ronaldo dalam wawancara khusus dengan majalah Vogue yang dipublikasikan pada Minggu, 16 Agustus 2026. Pemain berusia 41 tahun itu mengatakan ingin menutup perjalanan panjangnya di sepak bola dengan meninggalkan warisan yang besar.
“Ini kemungkinan tahun terakhir saya bermain sepak bola, dan saya ingin meninggalkan warisan yang spektakuler,” ujar Ronaldo, seperti dikutip Reuters.
Ronaldo mengaku sudah memikirkan kehidupan setelah pensiun. Namun, ia belum menentukan satu aktivitas utama yang akan dijalaninya. Menurutnya, sepak bola telah menjadi bagian besar dalam hidup selama lebih dari dua dekade sehingga masa pensiun harus diisi dengan berbagai kegiatan.
“Saya sudah merancang masa depan saya. Ada begitu banyak hal yang akan menyibukkan saya hingga sulit untuk menyebutkan satu hal saja,” kata Ronaldo.
“Karena sepak bola bisa meninggalkan kekosongan yang besar, Anda harus mengisi waktu dengan berbagai cara, bukan hanya satu hal,” lanjutnya.
Salah satu kegiatan yang ingin lebih banyak dilakukan Ronaldo adalah bermain padel. Olahraga raket tersebut memang menjadi salah satu kegemarannya dalam beberapa tahun terakhir.
Selain itu, Ronaldo ingin lebih banyak bepergian, menikmati waktu bersama keluarga, serta menikmati hasil dari perjalanan panjangnya sebagai pesepakbola.
“Lebih banyak bersenang-senang, lebih banyak bepergian, menonton dan bermain padel yang sangat saya sukai, serta terus menikmati apa yang sudah saya dapatkan, apa yang sudah kami dapatkan,” ujarnya.
“Karena bagaimanapun ini sudah 25 tahun penuh pengorbanan,” tambahnya.
Tinggal 24 Gol Menuju 1.000
Jika benar musim 2026/2027 menjadi musim terakhirnya, Ronaldo masih memiliki satu target besar yang bisa menjadi penutup sempurna kariernya: mencetak 1.000 gol.
Ronaldo saat ini tercatat telah mengoleksi 976 gol untuk klub dan tim nasional. Artinya, ia hanya membutuhkan 24 gol tambahan untuk mencapai angka 1.000.
Catatan tersebut membuat musim terakhir Ronaldo berpotensi menjadi salah satu periode paling menentukan dalam kariernya. Ia bukan hanya mengejar trofi, tetapi juga tonggak sejarah yang belum pernah dicapai pesepakbola lain dalam catatan yang sama.
Ronaldo memulai karier seniornya bersama Sporting Lisbon pada 2002. Setelah itu, namanya melejit bersama Manchester United, Real Madrid, dan Juventus sebelum melanjutkan karier di Arab Saudi bersama Al-Nassr.
Selama perjalanan tersebut, Ronaldo memenangkan lima Ballon d’Or dan berbagai gelar bergengsi bersama klub maupun tim nasional Portugal.
Namun, satu trofi terbesar yang belum pernah masuk ke koleksinya adalah Piala Dunia. Pada Piala Dunia 2026, Portugal kembali gagal melangkah jauh setelah disingkirkan Spanyol di babak 16 besar. Turnamen tersebut juga menjadi Piala Dunia terakhir bagi Ronaldo.
Dari Lapangan Hijau ke Dunia Bisnis
Meski belum resmi gantung sepatu, Ronaldo sebenarnya telah menyiapkan kehidupan setelah sepak bola melalui berbagai investasi.
Ia memiliki kerajaan bisnis dengan merek CR7, jaringan hotel dan sejumlah investasi lainnya. Pada Februari 2026, Ronaldo juga membeli 25 persen saham klub Spanyol, UD Almería, melalui CR7 Sports Investments.
Langkah tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas Ronaldo setelah pensiun kemungkinan tidak akan sepenuhnya meninggalkan dunia sepak bola.
Justru, ia berpeluang memainkan peran baru sebagai investor dan pemilik klub.
Meski demikian, Ronaldo belum secara tegas mengatakan akan pensiun setelah musim 2026/2027. Ia menggunakan kata “kemungkinan” ketika berbicara mengenai musim terakhirnya.
Dengan kontraknya bersama Al-Nassr yang masih berjalan hingga 2027, musim mendatang bisa menjadi panggung terakhir Ronaldo untuk mengejar 1.000 gol sekaligus menutup karier 25 tahunnya dengan cara yang spektakuler.
Setelah itu, panggung Cristiano Ronaldo mungkin tidak lagi berada di lapangan hijau. Namun, dengan bisnis, investasi, keluarga, perjalanan, dan kecintaannya pada padel, tampaknya kehidupan setelah sepak bola sudah lama ia persiapkan.




