Patakaeja.id – Makassar, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi membuka 50 persen ruas Jalan Hertasning–Aroepala yang menghubungkan Kota Makassar dengan Kabupaten Gowa, Rabu (8/7/2026). Pembukaan dilakukan setelah konstruksi beton mencapai umur 28 hari sesuai standar teknis, sehingga ruas jalan dinilai layak dilalui kendaraan.
Sebelumnya, ruas Jalan Hertasning–Aroepala sempat mengalami kemacetan cukup parah akibat proses pengerjaan peningkatan jalan yang berlangsung selama beberapa pekan. Dibukanya separuh badan jalan diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan pembukaan jalur dilakukan setelah pekerjaan pengecoran memenuhi persyaratan teknis untuk menahan beban kendaraan.
“Hari ini kami membuka 50 persen ruas Jalan Hertasning–Aroepala yang telah selesai dibeton dan telah memenuhi umur beton untuk dilalui kendaraan,” ujar Andi Sudirman melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Jalan Hertasning–Aroepala merupakan salah satu jalan yang menghubungkan Kota Makassar dan Kabupaten Gowa. Setiap harinya, ruas jalan tersebut dilintasi ribuan kendaraan roda dua maupun roda empat dengan volume lalu lintas yang cukup tinggi.
Peningkatan ruas Jalan Hertasning–Aroepala merupakan bagian dari Multi Years Project (MYP) Paket 1 Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan nilai sekitar Rp 487 miliar. Proyek tersebut mencakup peningkatan dan rehabilitasi sejumlah ruas jalan strategis guna memperkuat konektivitas antar wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam unggahan yang sama, Andi Sudirman juga mengajak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi terkait pembangunan infrastruktur secara tertib dan tidak melakukan aksi yang dapat membahayakan pengguna jalan.
“Silahkan sampaikan aspirasi, tetapi mohon jangan menanam pisang di tengah jalan karena dapat mengganggu pengguna jalan. Kami dapat ditemui di masjid lima kali sehari maupun di rumah jabatan. Semua aspirasi akan kami kerjakan, namun semuanya membutuhkan waktu,” ungkapnya.
Selain mengajak masyarakat menyampaikan aspirasi secara baik, Andi Sudirman juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan atas kemacetan yang terjadi selama proses pengerjaan jalan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap agar kualitas konstruksi tetap terjaga. Masyarakat pun diminta bersabar hingga seluruh proyek selesai sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Dengan dibukanya separuh ruas Jalan Hertasning–Aroepala, arus lalu lintas dari arah Makassar menuju Gowa diharapkan kembali lancar, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.




