Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Puisi

Maaf, Nona! Aku Pengecut

Pataka Eja by Pataka Eja
22 Juni 2026
in Puisi
0
Whatsapp Image 2026 06 22 At 15 56

Oleh: Rose

Halo, Nona!
Aku ingin kau baca catatan kecil ini
Sebuah catatan tentang pengakuan utang ku padamu, nona

Ada satu utang yang mungkin akan tetap tinggal sebagai utang:
“Setangkai mawar merah yang tak pernah cukup nyali kuselipkan di tanganmu”

Bukan sebagai bentuk pengharapan balas rasa
Lebih dari itu, ia adalah perwujudan:
“Bahwa rasa tak bisa di ada-ada”

Maaf, Nona!
Aku pengecut—memilih berdamai dengan keraguanku sendiri,
bersembunyi di balik bayang-bayang segala kemungkinan yang kuciptakan

Hingga pada akhirnya,
waktu diam-diam datang dan membawamu pergi,
sebelum keberanian sempat menemukan jalannya

Jika ini bagian dari catatan buruk yang harus tercatat di lengan kiri,
biarlah kelak di hari kemudian kupertanggungjawabkan di hadapan Maha Adil
bersama dengan segudang catatan lain yang tak kalah buruknya

Terakhir, izinkan aku tetap mengabadikan senyum manismu
yang pernah kupotret langsung melalui ponselku,
sebagai bukti bahwa:
“kau yang pertama dan satu-satunya yang membuatku kembali berantusias,
setelah sempat dipatahkan realitas”

Kini, di bawah kolong langit mana pun kau berpijak,
tetaplah mekar dan wangi, seperti mawar merah

Sekali lagi, maaf, Nona.

ShareSendTweetShareSend

Artikel Lainnya

20240616 132203
Puisi

ARTI BERPROSES

2 Juli 2024
82
foto caca yang menulis opini sunyi dalam ruang ketakutan
Puisi

Sunyi dalam Ruang Ketakutan

23 Juni 2026
56

Rubrik

Ekonomi & Bisnis Esai Hukum & Kriminal Olahraga & Kesehatan Opini Prosa Puisi Ragam Resensi Sosial & Politik Sosok Uncategorized
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi