Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Sosial & Politik

“Papua Bukan Tanah Kosong”: Forum Intelektual Komunikasi Islam (FIKSI) Bongkar Realitas di Balik Proyek ‘Go Green

Muhammad Sahran by Muhammad Sahran
24 Mei 2026
in Sosial & Politik
0
Whatsapp Image 2026 05 23 At 02 25

Patakaeja.id – Gowa, Papua Bukan Tanah Kosong. Kalimat itu menjadi benang merah dalam pemutaran film dokumenter Pesta Babi yang digelar oleh Forum Komunikasi Islam (FIKSI), lembaga sayap HMJ Komunikasi dan Penyiaran Islam, bertempat di Tala Space Hertasning, Jumat Malam. (22/05/2026)

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan ruang menonton bersama, tetapi juga membuka ruang dialog mengenai realitas yang terjadi di Papua. Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara. Banyak di antara mereka mengaku mendapatkan perspektif baru dan merasakan empati terhadap kehidupan masyarakat Papua setelah menyaksikan film tersebut.

Whatsapp Image 2026 05 20 At 18 13
Flayer Kegiatan Nonton Bareng oleh Forum Intelektual Komunikasi Islam (FIKSI)

Diskusi pasca-pemutaran dipandu oleh Demisioner Ketua PMII 2025, Izhar Attarsyach. Dalam pemaparannya, ia mengajak peserta untuk melihat Papua secara lebih utuh, tidak hanya dari informasi yang selama ini beredar, tetapi juga melalui konteks sejarah dan ketimpangan yang masih terjadi hingga hari ini.

Astika yang merupakan peserta sekaligus dewan senior Fiksi memberikan komentar bahwa proyek ketahanan industri dan energi merupakan kedok kekuasaan untuk melakukan eksploitasi terhadap alam di tanah papua.

“Sepertinya narasi soal proyek ketahanan industri dan energi hanyalah cover, dijelaskan pada film tersebut hutan yang dibabat akan ditanami sawit dan tebu untuk memproduksi bioetanol dan biodiesel yang akan dicampurkan dengan bensin dan solar guna bahan bakar yang lebih ‘go green’. namun dibalik itu terdapat eksploitasi, pembabatan hutan besar besaran dengan dalih bahan bakar Go Green” ukap Astika.

Menutup diskusi, Izhar menegaskan bahwa Papua bukan tanah kosong dan jelas berbagai ketimpangan terjadi di tanah Papua.

“Papua Bukan Tanah Kosong bukan hanya slogan perlawanan semata, melainkan gambaran realitas ketimpangan yang terjadi di Indonesia, khususnya di tanah Papua. Karena itu, kita perlu melihat dan beraksi dalam hal tersebut.”

Ketua FIKSI yakni Ahmad Naufal Rasyidi, menilai film karya Dandhy Laksono ini berhasil membahas Papua secara lebih komprehensif. Tidak hanya menampilkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Papua, tetapi juga mengulas aspek historis dan geologis yang membentuk kondisi Papua saat ini.

Meski demikian, film ini masih memunculkan berbagai pandangan. Sebagian pihak menganggapnya sebagai propaganda, sementara sebagian lainnya melihatnya sebagai upaya menghadirkan perspektif yang jarang mendapat ruang dalam diskusi publik.

Melalui kegiatan ini, FIKSI berharap peserta tidak hanya berhenti pada proses menonton, tetapi juga terdorong untuk membangun empati, memperluas wawasan, dan lebih peduli terhadap isu-isu kemanusiaan di Indonesia.

ShareTweetShareSendSend

Artikel Lainnya

L
Sosial & Politik

Website PPID dan Pemkab Gowa Lumpuh, Akses Informasi Publik Terganggu

3 Januari 2026
67
Whatsapp Image 2026 07 05 At 19 07
Sosial & Politik

HIPMA Gowa Komisariat UIN Alauddin Makassar: Kepentingan Rakyat Harus Di Atas Kepentingan Segelintir Elite

5 Juli 2026
28
Whatsapp Image 2026 05 02 At 19 24
Sosial & Politik

Tujuh Manifesto Perjuangan Mahasiswa Saintek UINAM di Momentum May Day–Hardiknas 2026

2 Mei 2026
75
Img
Sosial & Politik

Anggota DPRD Gowa Robi Coing Soroti Kerusakan Parah Jalan Poros Malino, Desak Pemerintah Lakukan Perbaikan

24 November 2025
3.3k

Rubrik

Ekonomi & Bisnis Esai Hukum & Kriminal Olahraga & Kesehatan Opini Prosa Puisi Ragam Resensi Sosial & Politik Sosok Uncategorized
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi