Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Sosial & Politik

TikTok Nonaktifkan Fitur Live, Warganet Tuding Ada Upaya Membungkam

Renaldy Pratama by Renaldy Pratama
30 Agustus 2025
in Sosial & Politik
0
Images

Pataka Eja – Di tengah meningkatnya aksi demonstrasi di berbagai daerah dalam beberapa hari terakhir, media sosial menjadi salah satu ruang penting untuk mengabarkan dan menayangkan situasi lapangan. Salah satu platform yang banyak digunakan adalah TikTok melalui fitur siaran langsung (LIVE).

Namun, sejak Sabtu (30/8/2025) pukul 21.00, sejumlah pengguna melaporkan tidak bisa lagi mengakses fitur tersebut. Pihak TikTok kemudian mengeluarkan pernyataan resmi terkait hal ini.

“Sehubungan dengan meningkatnya kekerasan dalam aksi unjuk rasa di Indonesia, TikTok mengambil langkah pengamanan tambahan untuk menjaga platform tetap menjadi ruang yang aman dan beradab. Sebagai bagian dari kebijakan ini, pihak TikTok secara sukarela menangguhkan fitur TikTok LIVE selama beberapa hari ke depan di Indonesia,” tulis TikTok dalam pemberitahuannya.

TikTok menegaskan bahwa penangguhan sementara dilakukan demi keamanan pengguna serta mencegah penyebaran konten yang berpotensi memicu eskalasi di tengah situasi yang memanas.

Publik Anggap Upaya Pembungkaman

Keputusan tersebut langsung menuai reaksi beragam. Hingga berita ini ditulis, kata kunci “Live TikTok” menduduki posisi trending topic nomor dua di platform X, dengan lebih dari 103 ribu unggahan.

Banyak warganet menilai penangguhan fitur live ini sebagai bentuk pembungkaman suara rakyat.

“Fitur live TikTok dihapus sementara. Pemerintah berusaha bungkam suara rakyat. Tetap sebarkan,” tulis akun X @nabillayas47492.

“TikTok tidak bisa live lagi, dibungkam kah?” cuit akun X @kegblgnunfaedh.

“Live TikTok di Indonesia dimatikan. Dibungkam. Padahal bisa mantau demo di mana-mana, terus banyak juga yang lagi jualan online, nyari rejeki. Parah!” tulis akun X @yudichu.

Bagi sebagian masyarakat, fitur live TikTok tidak hanya menjadi sarana memantau jalannya demonstrasi, tetapi juga wadah mencari penghasilan melalui aktivitas jualan online. Karena itu, kebijakan penghentian sementara ini dianggap merugikan banyak pihak sekaligus menimbulkan kecurigaan adanya intervensi di balik keputusan TikTok.*Dito

ShareSendTweetShareSend

Artikel Lainnya

L
Sosial & Politik

Website PPID dan Pemkab Gowa Lumpuh, Akses Informasi Publik Terganggu

3 Januari 2026
82
Whatsapp Image 2026 07 14 At 13 29
Sosial & Politik

Terlambat Datang, Bupati Gowa Pilih Walk Out Sebelum Pemeriksaan Pansus Dimulai

14 Juli 2026
112
Foto patakaeja.id
Sosial & Politik

Puluhan Polisi Siaga di DPRD Gowa, Akses Kantor Bupati Sempat Ditutup

14 Juli 2026
56
1757584083
Sosial & Politik

Rilis Pers: Menggugat Menteri Kebudayaan atas Penyangkalan Perkosaan Massal Mei 1998

11 September 2025
41

Rubrik

Ekonomi & Bisnis Esai Hukum & Kriminal Olahraga & Kesehatan Opini Prosa Puisi Ragam Resensi Sosial & Politik Sosok Uncategorized
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • News
    • Sosial & Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Ekonomi & Bisnis
    • Olahraga & Kesehatan
    • Ragam
    • Sosok
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi