Pataka Eja
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
Pataka Eja
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel
No Result
View All Result
  • Login
Pataka Eja
No Result
View All Result
Home Warta

Bukan Sekadar Huruf Arab: Sekolah Pesisir dan Perlawanan dari Sabange

Faisal Basri by Faisal Basri
22 Agustus 2025
in Warta
0
Img 20250822

Pataka Eja – Mahasiswa KKN Angkatan 77 UIN Alauddin Makassar melaksanakan program kerja bertajuk Sekolah Pesisir (Buta Aksara Arab) di Dusun Sabange, Desa Pitue, Kecamatan Marang, Kabupaten Pangkep, Jum’at (22/08/2025).

Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 22–27 Agustus 2025 dan dipusatkan di rumah Kepala Dusun Sabange. Dengan mengangkat tema “Membangun Masyarakat Pesisir Cerdas Qur’ani Melalui Literasi Aksara Arab”, Sekolah Pesisir hadir sebagai wujud kepedulian mahasiswa terhadap kondisi masyarakat pesisir yang masih menghadapi tantangan dalam hal literasi, khususnya kemampuan membaca aksara Arab dan Al-Qur’an.

Koordinator desa, Awal Nugraha menjelaskan bahwa pendidikan non formal seperti ini sangat penting, mengingat akses masyarakat pesisir terhadap lembaga pendidikan formal masih terbatas.

“Ketika negara sering lupa hadir di tepian, pendidikan non formal menjadi jembatan harapan. Sekolah Pesisir bukan hanya soal belajar membaca huruf Arab, tetapi tentang menegaskan hak masyarakat pesisir untuk setara dalam akses ilmu,” ungkapnya.

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat, terutama anak-anak dan ibu-ibu Dusun Sabange yang menjadi peserta utama. Proses belajar berlangsung sederhana, namun penuh semangat, di kolong rumah bambu dan dengan sarana seadanya. Meski demikian, atmosfer kebersamaan menjadikan ruang belajar tersebut sarat makna.

“Pendidikan tidak harus selalu berlangsung di gedung megah, kadang ia lahir di tepi pantai atau di rumah sederhana. Yang terpenting adalah semangat belajar dan kebermanfaatannya bagi masyarakat,” tambah Awal Nugraha selaku kordinator desa.

Melalui program Sekolah Pesisir, para mahasiswa berharap dapat menyalakan cahaya literasi Qur’ani di tengah masyarakat pesisir, sekaligus menegaskan bahwa setiap anak, di manapun mereka berada, berhak untuk melek aksara dan melek Al-Qur’an.

Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Dusun Sabange diharapkan semakin tergerak untuk menjadikan literasi Qur’ani sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat identitas keislaman dan keberdayaan masyarakat pesisir.

ShareTweetShareSendSend

Artikel Lainnya

Whatsapp Image 2025 08 04 At 01 38
Warta

Warga Borongloe Bangun Pos Ronda, Respon Maraknya Pencurian

4 Agustus 2025
296
Whatsapp Image 2025 10 10 At 21 45 42003e42
Warta

Pelantikan Akbar IMM INTI Disaksikan Wakil Bupati dan Rektor, Siap Amalkan Trilogi Gerakan

10 Oktober 2025
82
Whatsapp Image 2025 04 21 At 22 32 18
Warta

Risal Pimpin HIPMA Gowa Koordinatorat Bontomarannu, Siap Perkuat Internal dan Sinergi

21 April 2025
96
Whatsapp Image 2025 10 29 At 19 18
Warta

HIPMA Gowa Tombolo Pao Gelar Aksi Reflektif di Hari Sumpah Pemuda; Suara Muda untuk Negeri

29 Oktober 2025
99

Rubrik

Esai Liputan Khusus Opini Prosa Puisi Resensi Uncategorized Warta
Pataka Eja

© Dari Narasi Menuju Aksi

Lebih lanjut

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Kirim Artikel

Ikuti kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Beranda
  • Cakrawala
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Sastra
    • Puisi
    • Prosa
  • Liputan
    • Warta
    • Liputan Khusus
  • Kirim Artikel

© Dari Narasi Menuju Aksi