Karya: Muhammad Sultan
Aku berdiri di antara dua bendera:
Yang satu merah putih,
Ditanam dalam dada sejak aku pertama menangis,
Yang satu lagi tengkorak tersenyum,
Digambar oleh mimpi di atas layar petualangan.
Yang satu diajarkan oleh sejarah,
Tentang perang, tentang sumpah, tentang kemerdekaan.
Yang satu diajarkan oleh mimpi,
Tentang laut luas, nakama, dan cita-cita yang keras kepala.
Keduanya berkibar dalam angin hidupku.
Yang satu adalah rumah,
Yang satu adalah jalan.
Yang satu mengikatku agar tak lupa tanah,
Yang satu mendorongku agar tak takut langit.
Aku bukan pengkhianat jika berlayar jauh,
Selama hatiku masih berpulang pada merah putih.
Karena mencintai negeri
Bukan berarti tinggal diam,
Tapi berani tumbuh,
Walau di luar pelabuhan yang nyaman.
Selasa, 5 Agustus 2025
Kost, Perintis Kemerdekaan




